Terkini.id, Makassar - Pemain andalan PSM Makassar, Yance Sayuri, menyoroti kualitas wasit di Liga 1 pasca-pertandingan melawan Borneo FC. Ia menyuarakan kekecewaannya atas keputusan wasit yang dianggapnya memihak.
Dalam pertandingan tersebut, PSM harus mengakui keunggulan Borneo FC. Namun, Yance menegaskan bahwa keputusan wasit dalam beberapa insiden merugikan timnya.
"Satu kali kami buat pelanggaran, langsung dikasih kartu kuning tanpa peringatan. Sedangkan Borneo hanya mendapatkan teguran," ungkap Yance, Selasa, 26 September 2022.
Ia juga menyoroti beberapa insiden yang melibatkan pemain Borneo. Menurut Yance, Kei Hirose seharusnya mendapatkan kartu kuning kedua atas pelanggarannya pada Rizky yang dianggap berbahaya.
Sementara itu, Leo Guntara dan Adam Alis yang injak Rizky Eka, tidak mendapatkan kartu sama sekali.
Yance menekankan bahwa PSM ingin pertandingan berjalan sportif.
"Kalau kami kalah secara sportif, kami terima. Namun, saat keputusan wasit merugikan, tentu kami kecewa," kata Yance.
Pada pertandingan kali ini, bukan aksi pemain yang mencuri perhatian, melainkan keputusan kontroversial dari wasit, Ginanjar Rahman. Kritik pedas juga datang dari suporter PSM Makassar setelah tim mereka harus menelan pil pahit kekalahan 1-0 dari tuan rumah.
Dalam pertandingan tersebut, sorotan tajam terarah pada satu momen krusial, yakni penalti yang diberikan kepada Borneo FC.
Leonardo Lelis, pemain Borneo FC, berhasil memanfaatkan kesempatan tersebut dan mencetak satu-satunya gol pada menit ke-82.










