Terkini.id, Jakarta - Pelaku pembunuhan Subang sedikit demi sedikit mulai menemui titik terang usai sejumlah analisa terkait kasus yang menewaskan ibu dan anak, Tuti-Amel tersebut diungkap ke publik.
Salah satu narasi analisa itu disebutkan kalau pelaku pembunuhan kasus Subang diduga berjumlah 8 orang.
Narasi analisa itu disampaikan Anjas Maheswara lewat videonya yang tayang di kanal YouTube Anjas di Thailand, seperti dilihat pada Rabu 29 September 2021.
Dalam tayangan videonya berjudul 'Ternyata Motor NMax Biru Nunggu Avanza Itu di Simpang Telkom Subang?' tersebut, Anjas mengungkapkan asumsinya usai menganalisa bukti CCTV milik Dinas Perhubungan Kota Bandung sehari sebelum kejadian.
Menurutnya, lewat kualitas gambar yang jernih ia yakin bahwa kepolisian sudah mengantongongi nomor polisi Mobil Avanza putih.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, memang nampak Avanza putih dan sepeda motor NMax warna biru terlihat beriringan sejak di ruas jalan di Kota Bandung hingga di ruas jalan di sekitar Subang.
Maka dari itu, wajar jika Polisi menduga kalau kedua kendaraan tersebut terlibat dalam kasus pembunuh Tuti-Amel.
Adapun pelaku kasus pembunuhan Subang itu disebut diduga 8 orang, karena diduga 6 orang ada di dalam Avanza putih dan 2 orang mengendarai sepeda motor NMax biru.
Anjas juga menyebut, salah satu pelaku yang ada di dalam rekaman CCTV itu diduga adalah seorang wanita mengenakan jilbab.
Hal itu, kata Anjas, sesuai dengan tertangkapnya sosok wanita bertubuh kurus itu sedang turun di depan pencucian mobil saat membuang bungkusan hitam ke tempat sampah di dekat TKP.
"Kalau diliat dari gambar yang tidak begitu jelas, wnaita itu mengenakan jilbab, bertubuh kurus dengan berat sekitar 45 sampai 50 kilogram, dan tinggi tubuh sekitar 150-an centimeter," ujar Anjas.
Akan tetapi, analisa Anjas tersebut belum mendapat konfirmasi dari pihak Polisi lantaran hanya sebatas analisa pribadi melalui rekaman CCTV.
Mengutip Hops.id, Anjas juga memastikan kalau CCTV terkait dugaan pelaku kasus pembunuhan Subang itu adalah milik Dinas Perhubungan Kota Bandung yang diambil pada 17 Agustus 2021 dan tercantum waktu pengambilan 2:44.01, seperti yang disampaikan pihak kepolisian.
"Mungkin ada satu angka lain di depan, yang bisa saja sengaja ditutupi polisi. Ada dua kemungkinan satu angka di depan yakni 22:44.01 atau 12:44.01," ujarnya.










