Terkini.id,Jeneponto - Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa Pra kondisi di kabupaten Jeneponto, Jumat, 27 September 2019.
Aksi unjuk yang dilaksanakan dilaksanakan di persimpangan 3 jalan poros Kelurahan Balang Toa Kecamatan Binamu Jeneponto diikuti Ratusan Mahasiswa itu dari seluruh kader HMI dan Komisariat HMI Jajaran cabang Jeneponto, PB HPMT, OKP, BEM/DEMA se-Kabupaten Jeneponto, dan KOHATI Cabang Jeneponto.
Bukan Hanya dari mahasiswa dan aktivis yang turut dalam aksi unjuk rasa itu, tapi puluhan siswa SMK pun turun di jalan menyuarakan aspirasinya menolak Revisi KUHP dan menolak penetapan hasil revisi UU KPK.
Salah seorang siswa dari SMK, Muh Fajar, mengaku ikut aksi demo yang dilakukan hari ini, demi solidaritas para pelajar untuk menolak RUU KUHP dan menolak penetapan hasil revisi UU KPK.
"Kami ingin membantu kakak-kakak mahasiswa berjuang untuk bangsa, saya tidak mengerti apa itu politik," tutur Fajar kepada awak media.
Menurutnya, dia bersama teman-temannya turun ke jalan unjuk rasa untuk memperlihatkan bahwa mereka peduli dengan Bangsa Indonesia.
"Kami ingin mereka tau, bahwa kami peduli dengan negara ini, apa yang diperjuangkan kakak-kakak mahasiswa menyangkut masa depan kami semua," tuturnya.
Lucunya, Fajar mengungkapkan, dirinya sudah 13 tahun bersekolah sehingga tidak ingin lagi diperbudak.
"Jujur, saya sudah sekolah lebih 13 tahun, kami sebagai generasi penerus bangsa tidak mau jadi budak di negara ini, sehingga kami ikut berjuang untuk Bangsa," tegasnya.