Patut Ditiru, Begini Cara India Bagi Sembako ke Warga agar Tak Saling Berebut

Patut Ditiru, Begini Cara India Bagi Sembako ke Warga agar Tak Saling Berebut

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Delhi - Di tengah pandemi virus corona atau COVID-19 yang melanda seluruh dunia membuat masyarakat, khususnya warga miskin, kesulitan dalam memperoleh bahan pangan atau sembako. Hal ini lantaran pandemi tersebut juga ikut mempengaruhi ekonomi warga.

Melihat hal itu, pemerintah dan sebagian besar masyarakat berkecukupan terdorong untuk membantu kesulitan warga kurang mampu yang terdampak Covid-19.

Banyak dari kalangan warga mampu berinisiatif membagi-bagikan bantuan sembako untuk mereka yang hidup serba kekurangan.

Namun, dilihat dari kasus yang terjadi, beberapa pembagian sembako yang dilakukan pemerintah dan sejumlah pihak malah membuat penerima bantuan berkerumun dan berdesak-desakan untuk mendapat bantuan itu.

Kondisi tersebut tentunya sangat berpotensi terhadap penularan virus corona di tengah-tengah masyarakat penerima bantuan.

Namun, pemerintah di India mempunyai cara yang lebih aman dalam membagikan sembako bagi warganya.

Hal itu terlihat lewat sebuah video yang kini tengah viral di media sosial, Sabtu, 2 Mei 2020.

Dilihat dari video yang beredar, tampak Pemerintah India membuat lapak pembagian sembako bagi warganya.

Dalam video tersebut, terlihat lapak itu dijaga oleh aparat keamanan setempat. Warga yang datang pun antre dengan jarak masing-masing sekitar 1 meter.

Adapun lapak sembako itu terdiri dari beberapa meja yang dijejer. Tiap meja terdapat berbagai macam sembako. Ada beras, gula, tepung, dan lainnya.

Selain itu, setiap meja juga dijaga aparat keamanan yang bertugas memantau warga saat mengambil bantuan sembako tersebut.

Untuk memperoleh sembako itu, setiap satu orang warga berjalan dan mengambil sendiri sembako itu. Tiap orang hanya bisa mengambil satu bungkus sembako di tiap meja.

Adapun warga lainnya yang mengantre baru diizinkan mengambil sembako tersebut jika satu orang sebelumnya telah selesai.

Cara ini bisa ditiru Indonesia karena terlihat sangat efektif untuk menghindari timbulnya kerumunan massa akibat berebut bantuan sembako.