Terkini,id,Wamena – Pasca peristiwa kerusuhan yang menewaskan sejumlah warga dan masyarakat sipil di Wamena, Jaya Wijaya Papua pada Senin 23 September lalu, ribuan warga Wamena mengungsi bahkan ada yang memilih pulang ke kampung halamannya. Dikabarkan warga Sulawesi Selatan di Wamena diperkirakan sekitar kurang lebih 4000 sampai 5000 orang.
Terkhusus untuk warga Kerukukunan Keluarga Sulawesi Selatan yang merantau di Wamena, Papua memiliki sejumlah lokasi titik pengungsian. Beberapa diantaranya seperti di jalan Safri Darwin, Jalan Pramuka, Halaman Polres Jayawijaya Wamena.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh salah satu warga yang ada di lokasi. Menurutnya, lokasi pengungsian para korban kerusuhan Wamena saat ini mendapat pengamanan ketat.
"Saat ini pengungsian dijaga ketat aparat keamanan, hal ini dikarenakan jangan sampai ada kerusuhan susulan," ujar Khanda kepada terkini.id, Senin 30 September 2019.
[caption id="attachment_175456" align="alignnone" width="1280"] Lokasi pengungsian korban kerusuhan Wamena di halaman Polres Jayawijaya Wamena[/caption] [caption id="attachment_175457" align="alignnone" width="1280"] Kendaraan masih terparkir di jalan Pramuka pasca kerusuhan wamena[/caption]
[caption id="attachment_175458" align="alignnone" width="960"]
Tim medis siap melayani para para korban kerusuhan di lokasi pengungsian[/caption]
[caption id="attachment_175459" align="alignnone" width="1280"] Posko Bencana Kerusuhan KKSS (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan) Kota Wamena Papua di jalan Safri Darwin Wamena[/caption]