Terkini.id, Jakarta - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan alias Gus Umar pasang badan membela Anwar Abbas soal kritikannya kepada Presiden Jokowi.
Ya, Gus Umar merasa kasihan melihat Anwar Abbas yang akhirnya dihina dan dibully lantaran melontarkan kritikan.
Ia pun mempertanyakan, apakah di negara ini sudah tak bisa lagi dilontarkan kritikan.
Menurutnya, Anwar Abbas melontarkan kritikan kepada Jokowi dalam posisinya sebagai presiden.
Dan kritikan, katanya, merupakan hal yang paling wajar terjadi di negara demokrasi.
Sambungnya, bahkan presiden Jokowi sendirilah yang meminta agar ada pihak-pihak yang mengkritisi kebijakan pemerintah.
Hal itu disampaikan oleh Gus Umar melalui akun Twitternya yang dilihat wartawan terkini.id pada Senin, 13 Desember 2021.
"Apa mengkritik presiden sdh gak boleh lagi dinegara ini sampai anwar abbas dibuli dan dihina?" tulis tokoh NU ini.
"Anwar Abbas mengkritik kebijakan Jkw sbg presiden masa gak boleh sih?" jelasnya.
"Jokowi sendiri yg bilang silahkan kritik dan demo saya knp musti ngamuk?" sambungnya.
Seperti yang dilihat, netizen pun turut ramai dalam mengeluarkan pandangannya di kolom komentar.
"Mengritik diperbolehkan sih (dalih). Tapi siap2 aja Ada Buzzerp2 piaraan akan menyerang balik dg penuh caci maki dan fitnah2 keji mereka. Dan hebatnya mrk takkan tersentuh hukum sedikitpun," tulis netizen.
"Mungkin KSP dan buzzerRp jika tdk serang balik kritik kpd rezim malah merupakan hal yg tdk normal, mrk bisa ditegur dan dianggap tdk melaksanakan tugas serta makan gaji buta. Jadi mungkin perlu disikapi dg maklum sajalah," tulis netizen lainnya.










