Terkini.id, Makassar - Akibat pandemi virus corona atau Covid-19, pengunjung di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Makassar mengalami penurunan signifikan.
"Otomatis akan mengurangi kunjungan (traffic) yang datang ke mal. Kurang lebih sekarang yang di Phinisi Point (Pipo) berkurang 20-30 persen," kata General Manager (GM) Mall Phinisi Point, Anggraini di Kantor Dinas Pariwisata Kota Makassar, Jalan Urip Sumoharjo, Selasa, 17 Maret 2020.
Bila dibandingkan dengan hari biasa, Anggraini mengatakan jumlah pengunjung setiap hari, Senin-Jumat, mencapai 4000-5000 orang, sedangkan diakhir pekan, ia mengklaim berada diangka 8000-10000 orang.
Meski demikian, dirinya menjelaskan penurunan tersebut lantaran masyarakat ingin memproteksi diri dari ancaman Covid-19. Terlebih menyusul surat edaran yang dikeluarkan Penjabat Wali Kota Makassar, M Iqbal Samad Suhaeb.
"Dalam poin tersebut masyarakat diimbau agar tidak berkunjung ke tempat keramaian," ungkapnya.
Dia mengatakan semenjak pandemi virus Corona menjadi perbincangan publik, pengunjung tak pernah mencapai 4000-an setiap hari.
Sementara, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Sulsel meminta subsidi dari pemerintah Kota Makassar untuk menghadapi wabah corona. Ia mengatakan, saat ini, wisatawan di Kota Makassar sudah sangat terpukul.
"Minimal kalau perlu pemotongan pajak, atau diistrahatkan," kata dia.
Dia mengatakan pemerintah kota tak bisa melakukan penutupan usaha begitu saja. Ia berharap turis yang terlanjur masuk tetap dibiarkan sembari tetap melakukan pengecekan.
"Pemkot tidak bisa lakukan penutupan begitu saja, karena Pemkot hadir, minimal beri subsidi, kasian juga kita," tukasnya.










