P3E Sulawesi dan Maluku Gelar Qurban Asyik Tanpa Sampah Plastik

P3E Sulawesi dan Maluku Gelar Qurban Asyik Tanpa Sampah Plastik

MUSTARI TEPU

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar – Pada Idul Adha 1443 Hijriah tahun ini, Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E Sulma), kembali melaksanakan penyembelihan hewan qurban yang akan dibagikan kepada yang berhak menerima.

Seluruh umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji merayakan hari raya Idul Adha. Pada hari itu, umat Islam sangat disunahkan untuk berqurban dimana mereka menyembelih hewan qurban untuk kemudian dibagi-bagikan kepada umat Muslim dan masyarakat di daerah sekitar penyembelihan hewan qurban.

Hal inilah yang dilaksanakan oleh segenap pegawai P3E Sulma kolaborasi PNS dan PPNPN pada hari ini (Senin, 11 Juli 2022). Pemotongan dan pembagian hewan qurban ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Kepala P3E Sulma Dr. Ir. Darhamsyah, M.Si.

Menurut Kapus, berqurban merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada kita. “Qurban adalah momentum untuk menumbuhkan jiwa dan kesalihan sosial, meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat dengan berderma, apalagi dimasa-masa pandemi COVID-19 yang belum pulih ini, banyak masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehingga dengan ikut berqurban dan berbagi maka setidaknya akan mengurangi sedikit beban masyarakat dimasa sulit ini “, ujar Kapus.

Makna dari perintah Allah kepada Nabi Ibrahim AS untuk menyembelih anaknya sendiri Nabi Ismail AS dapat kita implementasikan dalam kehidupan kita saat ini, bagaimana kita ikhlas mengorbankan harta kita, mengorbankan waktu kita, mengorbankan apa saja yang kita sukai untuk jalan Allah dan berharap ridho-Nya akan selalu menyertai perjalanan hidup kita hingga saatnya nanti kita dipanggil kembali oleh-Nya, ucap Kapus.

Peristiwa ini dapat kita maknai sebagai simbol agama yang mengandung pembelajaran paling tidak pada 3 hal yaitu ; pertama ketaqwaan kepada Allah SWT, kedua hubungan antar manusia dimana dalam hal ini ajaran Islam sangat memperhatikan solidaritas sosial dan mengejawantahkan sikap kepekaan sosialnya, dan ketiga peningkatan kualitas diri “, imbuhnya melanjutkan.

Disisi lain Kapus menilai, apa yang dilakukan oleh jajaran P3E Sulma di hari Raya Idul Adha ini adalah hal positif yang diharapkan dapat terus dilakukan pada setiap tahunnya. "Terima kasih atas kerja keras panitia qurban yang direncanakan kurang dari 1 bulan ini" ucap Kapus.

P3E Sulawesi dan Maluku Gelar Qurban Asyik Tanpa Sampah Plastik
Penggunaan Wadah Ramah Lingkungan (Foto : Muslimin Yunus)

Di tempat yang sama Faizal Muis, S.Si., M.Si – Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Madya selaku Ketua Panitia Qurban menyatakan bahwa ibadah qurban merupakan amalan yang mulia dan wajib hukumnya bagi yang mampu karena dengan berqurban berarti bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT. Dalam melaksanakan ibadah qurban kita sering kali membagikan daging qurban tersebut menggunakan kantong plastik sebagai pembungkusnya. Bayangkan jika seluruh orang di dunia yang sedang melaksanakan ibadah qurban, membagikan hewan qurbannya dengan menggunakan kantong plastik maka laut kita akan penuh dengan sampah plastik. Karena setelah dipakai plastik pembungkus daging qurban tersebut akan dibuang begitu saja yang akan membuat semakin banyak sampah plastik yang mencemari lingkungan terutama laut.

“Karena itu kami menyarankan agar sohibul qurban membawa wadah dari rumah atau wadah ramah lingkungan termasuk menggunakan daun jati (Tectona grandis) untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, bumi kita hanya satu, mari kita sayangi” ujar Faizal.

P3E Sulawesi dan Maluku Gelar Qurban Asyik Tanpa Sampah Plastik
Menikmati hidangan coto Makassar bersama seluruh pegawai P3E Sulma di bawah pohon (Foto : Mustari Tepu)

Hal tersebut sejalan dengan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang telah menerbitkan Surat Edaran Nomor SE. 4/MENLHK/PSLB3/PLB.2/6/2022 tentang Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tanpa Sampah Plastik.

Untuk lebih memperkuat dan memperkokoh soliditas antar pegawai lingkup P3E Sulma, acara qurban ditutup dengan makan coto bersama di bawah rindangnya pohon di arboretum.

(MT)