Nurul Ghufron: Atas Tuduhan Suka Berbohong dari Mas Novel kepada Saya, Saya Maafkan

Nurul Ghufron: Atas Tuduhan Suka Berbohong dari Mas Novel kepada Saya, Saya Maafkan

R
Resty

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurud Ghufron menanggapi mantan penyidik KPK, Novel Baswedan yang menuduhnya suka berbohong.

Nurul Ghufron tak mau memperpanjang masalah ini dan mengaku telah memaafkan Novel Baswedan.

Adapun sebelumnya, Novel menuding Ghufron berbohong terkait rapat kerja pimpinan dan pejabat struktural KPK yang diselenggarakan di Yogyakarta selama tiga hari, sejak Rabu, 27 Oktober 2021 hingga Jumat, 29 Oktober 2021.

“Atas tuduhan suka berbohong dari Mas Novel kepada saya, saya maafkan dan tidak perlu diperpanjang lagi,” ujarnya pada Jumat malam, 29 Oktober 2021, dilansir dari RMOL.

Nurul Ghufron mengaku tak perlu mengklarifikasi lebih jauh soal tudingan Novel Baswedan bahwa ia berbohong.

Ia justru meminta Novel Baswedan meminta bekas pegawai KPK lainnya, yakni Giri dan Sujanarko yang mengikuti beberapa rapat kerja di tahun-tahun sebelumnya.

“Itu saya tak perlu mengklarifikasi cukup tanya saja kepada Mas Giri dan Pak Sujanarko yang mengikuti kegiatan tersebut apa benar dibintang 3?” kata Nurul Ghufron

“Kalau saya jelaskan nanti tidak percaya atau disebut bohong lagi, atau disebut anak-anak lagi setelah sampaikan ketidakkonsistenan kritiknya,” sambungnya.

Nurul Ghufron lantas menyindir sikap Novel Baswedan yang ia nilai sebenarnya lebih kekanak-kanakan.

“Dulu ketika dilaksanakan sendiri dinikmati, sekarang mengkritik, siapa yang kekanak-kanakan. Silakanlah masyarakat menilai,” pungkasnya.

Sebelumnya, melalui laman Twitternya, Novel Baswedan menuding bahwa kelebihan Pimpinan KPK era Firli Bahuri adalah suka berbohong.

“Salah satu kelebihan pimpinan KPK sekarang adalah suka berbohong,” demikian cuitan Novel Baswedan pada Jumat, 29 Oktober 2021.