Novel Bamukmin Mau Jadi Cawapres, Alifurrahman: Masih Mending AHY, Meski Sama-Sama Halu

Novel Bamukmin Mau Jadi Cawapres, Alifurrahman: Masih Mending AHY, Meski Sama-Sama Halu

R
Resty

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial, Alifurrahman turut mengomentari soal Novel Bamukmin yang ingin maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan di tahun 2024 nanti.

Alifurrahman menyindir bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masih lebih baik dibanding Novel Bamukmin, meski keduanya sama-sama halu (suka berhalusinasi).

Hal tersebut disampaikannya dalam video berjudul "Novel Bamukmin Ngaku Didukung 130 Juta Orang" yang tayang di 2045 TV pada Jumat, 27 Agustus 2031.

Awalnya, Alifurrahman menyinggung klaim Novel Bamukmin bahwa ia akan didukung 130 juta orang jika maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Ia mengatakan bahwa jumlah pendukung Novel itu jauh lebih tinggi dibanding suara yang diperoleh Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Pilpres lalu.

"Jadi bayangkan betapa luar biasanya seorang Novel Bamukmin dengan senyumannya itu," sindirnya.

Alifurrahman melontarkan sarkasme bahwa jika Novel Bamukmin masuk ke partai kecil yang tak lolos ke senayan, maka mereka bisa langsung menang Pemilu mengalahkan PDIP.

"Tapi setelah saya baca beritanya, gitu, ternyata 130 juta orang ini, itu ternyata hasil prediksinya prediksi," ujarnya lalu tertawa.

Alifurrahman mengungkapkan bahwa menurut Novel Bamukmin, jumlah orang yang datang di 212 adalah 13 juta orang.

"Dari 13 juta orang ini, katanya, itu masing-masing mewakili 10 orang lainnya di desa masing-masing," jelas Alifurrahman

"Jadi 13 kali 10, ketemulah 130 juta," sambungnya.

Alifurrahman lantas menyindir bahwa dari pernyataan Novel itu, nampaknya ia memang sudah siap menjadi pejabat.

Karena, lanjutnya, Novel Bamukmin nampak sudah lihai dan ahli dalam memainkan angka-angka.

"Dan itu sangat sesuai dengan visi misi Anies Baswedan, gitu, sebagai ahli kelebihan bayar," katanya lalu tertawa.

Menurut Alifurrahman, Novel dan Anies nampaknya sangat cocok, satu guru, dan satu ilmu.

Namun, lanjutnya, dari segi persiapan ataupun modal, Novel tentu tidak sebanding dengan Anies.

"Anies sudah jadi Gubernur, pernah jadi Menteri. Sementara, Novel ini cuma pernah maju sebagai calon anggota DPRD di Jakarta. Itupun kalah," tambahnya.

Pimpinan Seword itu juga menginggung hal lain yang menjadi modal Novel maju sebagai cawapres, yaitu pernah dipenjara karena demo.

Dari dua modal tersebut, ia lantas menilai bahwa Novel Bamukmin adalah orang yang sangat halu.

"Masih mending AHY. AHY ni maju sebagai Cagub. Ya kalah juga sih, tapi kan level ya Cagub, bukan DPRD," kata Alifurrahman disertai tawa.

"Masih mendingan AHY, gitu ya. Gak pernah dipenjara AHY. Meskipun juga sama-sama halu," sambungnya.