Bukti Anies Baswedan Bapak Politik Identitas, Niluh Djelantik: Pilkada DKI 2017

Bukti Anies Baswedan Bapak Politik Identitas, Niluh Djelantik: Pilkada DKI 2017

I
Indah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Eks anggota Partai Nasional Demokrat (Partai NasDem) Niluh Djelantik memberikan komentarnya terkait julukan Bapak Politik Identitas yang dituduhkan kepada Anies Baswedan.

Melalui media sosial pribadinya, Niluh Djelantik menjawab permintaan soal bukti bahwa Anies Baswedan memang pantas mendapatkan julukan Bapak Politik Identitas.

Menurut Niluh Djelantik, bukti Anies Baswedan telah memakai politik identitas sudah terlihat sejak Pilkada 2017.

"Kamu bertanya minta bukti. Ini jawabannya. Ini baru satu ya. Jutaan rakyat Indonesia bisa cari jejak digital Pilkada DKI 2017,” ujar Niluh Djelantik, dikutip dari suara.com jaringan terkini.id, Senin 7 November 2022.

Dalam unggahannya itu, Niluh Djelantik juga melampirkan berita tentang jenazah seorang nenek ditinggalkan begitu saja oleh warga setelah memilih Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilkada 2017.

Selain itu, Niluh Djelantik juga mengungkit kembali peristiwa ketika dirinya memilih Ahok ketimbang Anies Baswedan di Pilkada 2017.

Niluh Djelantik mengaku karena menjadi pendukung Ahok, ia langsung disebut sebagai penista agama.

Niluh Djelantik juga menjadi korban bully sampai kontak pribadinya disebarkan di media online oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Kami memaafkan. Tapi kami tak akan pernah melupakan peristiwa yang membuat kami terpecah-belah oleh SARA. Aku ada disitu turut memperjuangkan anak bangsa yang mewakili integritas dan prinsip hidup yang kami punya. Dia representasi bahwa siapapun kamu, sukumu, keyakinanmu, kalau kamu tulus mengabdi untuk rakyat termarjinalkan, maka kamu berhak jadi pelayan kami. Yang jelas pelayan rakyat itu bukanlah kamu," katanya.

Oleh karena itu, Niluh Djelantik meminta Anies Baswedan untuk membuktikan bahwa dirinya bukanlah Bapak Politik Identitas.

"Izin bertanya balik. Mana buktinya bahwa kamu bukan bapak politik identitas? Mana buktinya kamu bukan seperti julukan yang disematkan padamu?” tuturnya.