Terkini.id, Jakarta - Ade Armando akhirnya memberikan pendapatnya setelah dituduh mengunggah video yang berbau politik identitas dan melanggar SARA.
Dalam sebuah video yang diunggah di Saluran YouTube Cokro TV, Ade Armando menegaskan dirinya tidak memakai politik identitas.
Kemudian Ade Armando menuduh bahwa pihak Anies Baswedan yang selama ini memakai politik identitas, bukan dirinya.
"Saya dituduh menggunakan politik identitas. Buat saya sih itu luar biasa menghina akal sehat. Kita juga semua tahu bahwa yang selama ini melakukan politik identitas, politisasi SARA ya kubu Anies lah," ujar Ade Armando, dikutip dari suara.com jaringan terkini.id, Minggu 6 Oktober 2022.
"Buat saya, berpolitik dengan menggunakan SARA itu busuk," lanjutnya.
Soal politik identitas, Ade Armando mencontohkan kejadian ketika Anies Baswedan berhasil mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam ajang pemilihan gubernur DKI Jakarta.
Selain itu, Dosen Universitas Indonesia ini menilai videonya itu merupakan bentuk peringatan agar penganut agama Kristen tidak terhasut dengan mulut Anies Baswedan.
"Yang saya lakukan melalui video itu justru mengingatkan umat Kristen agar jangan sampai tertipu dengan mulut manis Anies belakangan ini," katanya.
"Jadi kalau saya menyebut soal agama itu dalam konteks mencegah jangan sampai Bapak Politik Identitas justru menang dengan cara menipu umat Kristen," sambungnya.
Lebih lanjut, Ade Armando memprediksi suara umat Kristen akan menjadi penentu pada Pemilu 2024.
"Saya memperkirakan pada Pilpres 2024 suara umat Kristen akan menentukan hasil akhir," imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan belum ditemukan tanggapan Anies Baswedan terkait ucapan Ade Armando.










