Terkini.id, Jakarta - Aktivis molekul Pancasila, Nicho Silalahi menyoroti polemik bendera Indonesia tak berkibar di Piala Thomas Cup.
Dengan pernyataan menohok, Nicho Silalahi mengatakan bahwa larangan tersebut ada kaitannya dengan hukuman dari alam semesta.
Ia menyebutkan bahwa inilah hukuman semesta untuk bangsa Indonesia.
"Inilah cara semesta mempermalukan bangsa kita," ujarnya, dikutip dari Galamedia, Senin 18 Oktober 2021.
Ia juga tampak tidak senang dengan tim bulutangkis Indonesia yang berhasil membawa pulang kembali Piala Thomas.
Menurutnya, sekeping emas yang didapat oleh tim bulutangkis Indonesia itu tak seberapa, sebab mereka sudah menghabiskan uang banyak.
Lebih lanjut Nicho mengatakan, untuk mencetak dan memberangkatkan para atlet bulutangkis, negara harus menghabiskan miliaran uang rakyat.
"Demi sekeping emas tak seberapa itu bangsa ini menghabiskan miliaran uang rakyat untuk mencetak atlet dan memberangkatkannya," katanya.
Nicho lalu mengungkapkan alasan kenapa dirinya berani membuat pernyataan yang bertolak belakang dengan banyak pihak tersebut.
Ia mengatakan uang yang dikeluarkan negara untuk mencetak dan memberangkatkan para atlet itu tidak seberapa dengan berton-ton emas yang dirampok dari perut bumi ibu pertiwi.
Nicho tampak kesal dengan pemerintah, lantaran ketika emas-emas tersebut dirampok oleh segelintir orang, negara malah diam seribu bahasa dan memuja perampok tersebut.
"Tapi Berton-ton emas dirampok oleh segelintir orang dari perut buminya malah diam dan memuja perampok itu," pungkasnya kesal.










