Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial, Nicho Silalahi turut mengomentari kegiatan FPI yang mengirimkan bantuan kepada korban erupsi Gunung Semeru.
Kabar tersebut dibagikan oleh sebuah akun di media sosial Twitter bernama @MCAOps pada Kamis 9 Desember 2021.
Nampak pada video yang diunggahnya, ada beberapa mobil bertuliskan FPI Klaten membawa sejumlah bahan pokok yang dibagikan kepada warga terdampak erupsi Gunung Semeru.
"Giliran Front Persaudaraan Islam (FPI) Klaten mengirimkan bantuan bagi korban erupsi Gunung Semeru berupa kebutuhan makanan pokok seperti Beras, Mie Instan, Telur, Minyak Goreng, Gula, pembalut, pampers dan lainnya dan langsung menuju Posko DPP HILMI FPI," cuit akun @MCAOps.
Dalam kesempatan itu, Nicho melalui laman pribadi twitternya juga turut mengomentari kegiatan tersebut.
Menurutnya, kelompok anti kemanusiaan akan menganggap FPI sebagai teroris sebab terlalu radikal.
"Mereka yang Anti kemanusiaan maka akan berjibaku mencap FPI sebagai Teroris," cuit Nicho Silalahi.
Nicho membenarkan sebutan radikal terhadap kelompok FPI, namun baginya FPI radikal dalam urusan bergerak demi kemanusiaan.
"Hal itu bukan tanpa alasan sebab FPI terlalu Radikal dalam bergerak untuk kemanusiaan, bahkan FPI tidak peduli mau agama dan suku apa yang penting mereka bergerak membantu siapapun yang tertimpa bencana," jelas Nicho.
Diketahui, Indonesia baru saja ditimpa bencana alam erupsi Gunung Semeru pada Sabtu 4 Desember kemarin. Akibat bencana tersebut, puluhan korban jiwa meninggal dunia dan ribuan rumah warga hancur luluh lantak terkena awan panas dari Semeru.










