Terkini.id, Medan - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali mendapat protes saat mengisi seminar di Universitas Sumatera Utara atau USU. Sebelumnya ia juga mengalami hal serupa saat ceramah di Universitas Gadjah Mada atau UGM.
Kedua peristiwa aksi protes itu memperingatkan Ganjar dan kasus Desa Wadas.
Seperti diketahui desa tersebut merupakan lokasi penambangan batu andesit untuk proyek strategis nasional Bendungan Bener. Warga Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah menolak keras atas pengalihan lahan tersebut.
Batu andesit yang ditambang dari Desa Wadas itu akan dimanfaatkan untuk membangun Bendungan Bener yang masih berlokasi di Purworejo.
Warga Desa Wadas menentang proyek nasional itu karena khawatir akan merusak alam, apalagi sebagian besar mata pencarian mereka adalah bertani.
Ganjar sebagai gubernur pun dituntut untuk menyelesaikan kasus Desa Wadas. Dia dianggap menjadi orang yang paling bertanggung jawab, sebab desa tersebut berada di daerah kepemimpinannya.
Belum lama ini kader PDIP itu diundang untuk mengisi ceramah di Masjid UGM, Sleman, Yogyakarta.
Namun, bukan mendapat sambutan seperti tokoh yang disukai, justru Ganjar diprotes dengan spanduk soal Desa Wadas. Bahkan, protes tersebut berlangsung di tengah ceramahnya.
"Ada yang bawa spanduk, mungkin mau menuliskan, diangkat juga saya tidak apa-apa karena itu bagian dari exercise politik, diangkat aja mas enggak apa-apa. Ini bagian dari salat Tarawih yang sangat menarik di UGM. Inilah demokrasi," kata Ganjar seperti ditulis Terkini.id pada artikel 'Pilih Mana? Sama-sama ke Masjid UGM, Ganjar Dihadang Spanduk Warga Wadas, Anies Diteriaki 'Presiden''.
Hal yang sama dialami oleh Ketua Umum Alumni UGM tersebut ketika safari ke Medan, Sumatera Utara. Salah satu kegiatannya adalah mengisi kuliah umum soal disrupsi teknologi digital di USU.
Diketahui seorang mahasiswa Fakultas Teknik USU meneriaki Ganjar soal Wadas, padahal seminar tengah berlangsung.
"Untuk Desa Wadas sendiri tolong diselesaikan secepatnya. Jangan sampai permasalah-permasalah masyarakat ditinggalkan begitu saja," kata Sholihin Iqbal mahasiswa Teknik USU seperti direkam Tribunnews berjudul 'Detik-Detik Ganjar Pranowo Diteriaki Mahasiswa USU, Disinggung soal Desa Wadas yang tak Kinjung Usai' belum lama ini.
Sholihin menyayangkan sikap Ganjar yang justru melakukan safari politiknya ke Sumut daripada segera menyelesaikan persoalan di Jawa Tengah.










