MS Kaban Singgung Jokowi Soal Pemindahan IKN, Netizen: Bayar Utangmu

MS Kaban Singgung Jokowi Soal Pemindahan IKN, Netizen: Bayar Utangmu

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Mantan Menteri Kehutanan era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), MS Kaban belum lama ini menyinggung Presiden Jokowi terkait pemindahan ibu kota negara atau IKN ke Kalimantan Timur.

MS Kaban lewat cuitannya di Twitter, menilai pemerintahan Presiden Jokowi terkesan memaksakan pemindahan IKN tersebut.

Pasalnya, kata Kaban, pembangunan IKN itu dilakukan saat APBN tengah terseok-seok. Maka dari itu, ia menyebut kebijakan Jokowi itu egois dan tidak pro terhadap rakyat.

"Pemerintahan Pres Jkwi paksakan bangun IKN dgn APBN yang terseok seok patut disebut egois tidak pro rakyat," kata MS Kaban.

Menurutnya, rakyat saat ini sedang berat menerima beban hidup. Selain itu, ia juga menilai 7 tahun Jokowi berkuasa sejumlah pembangunan infrastruktur terseok-seok bahkan berpotensi mangkrak.

"Rakyat sedang berat menerima beban hidup. Hampir 7 thun berkuasa pemb infrastruktur juga terseok seok berpotensi mangkrak," tuturnya.

Maka dari itu, Kaban pun beranggapan bahwa nasib IKN baru di Kalimantan akan senasib dengan Esemka. Hal itu, menurutnya hanya tinggal menghitung hari.

"Berkuasa hanya tinggal menghitung hari. IKN senasab esemka," ujar MS Kaban.

MS Kaban Singgung Jokowi Soal Pemindahan IKN, Netizen: Bayar Utangmu

Sontak kicauan MS Kaban tersebut menuai respons publik. Salah satu netizen, Mi9aWempy bahkan membagikan foto tangkapan layar komentar warganet yang menanggapi postingan Kaban itu.

Namun, netizen itu ikut menyertakan tangkapan layar komentar warganet yang malah menagih utang MS Kaban.

"Lagi asik-asik ngetwit Ampe panjang x lebar.. Eh.. Ada yang main tagih utang," kata sang netizen.

Dilihat dari foto tangkapan layar itu, Senin 7 Februari 2022, tampak netizen pengguna akun Agussantosas23 mengomentari postingan MS Kaban singgung Jokowi soal pemindahan IKN itu dengan menagih utang politisi tersebut saat masih hidup susah dulu.

"Bayar utangmu saya orang rawamangun saat kamu masih susah," ujarnya.