Terkini.id, Jakarta - Pendakwah, Habib Umar bin Abdul Aziz Shahab meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertaubat lantaran telah memenjarakan Eks Pentolan FPI Habib Rizieq Shihab.
Menurut Habib Umar, taubat Jokowi akan diterima Allah SWT apabila terlebih dulu ia bersedia lengser dari kursi presiden dan membebaskan Rizieq Shihab.
Hal itu disampaikan Habib Umar bin Abdul Aziz Shahab lewat video ceramahnya yang tayang di kanal Youtube LDTV, seperti dilihat pada Rabu 14 Maret 2021.
Dalam tayangan video berjudul 'Doa Habaib untuk IB Habib Rizieq Syihab' yang diunggah beberapa pekan lalu tersebut, tampak Habib Umar meminta jemaah agar mendoakan Rizieq Shihab yang tengah dipenjara.
"Hadirin, mari sama-sama kita minta kepada Allah jangan dibiarkan seterusnya al Habib Rizieq. Kita enak kumpul sana sini di majelis. Tetapi orang yang kita cintai, dia cucunya Rasulullah, beliau diperbuat oleh orang-orang yang tidak punya perikemanusiaan," ujar Habib Umar.
Ia pun menangis sambil berdoa dan mengatakan kepada Allah mengapa Rizieq Shihab saat ini mendekam di dalam penjara.
"Ya Allah, bagaimana Ya Allah dengan seorang pejuang bernama Habib Muhammad Rizieq yang berjuang mengangkat kalimatmu Ya Allah, menjalankan syariat yang dibawa oleh Rasulullah, tetapi sekarang dia ada di dalam penjara," tuturnya.
Selanjutnya, Habib Umar meminta kepada Jokowi dan pejabat-pejabat negara agar segera bertaubat. Menurutnya, Allah akan menerima taubat mereka.
"Sekiranya Allah menghendaki, Allah akan terima taubat qabul qabul-nya. Kalau itu Jokowi mau taubat, kalau pejabat-pejabat itu mau taubat Allah akan terima. Allah akan terima," ucapnya.
Habib Umar menegaskan bahwa taubat Jokowi akan diterima Allah SWT apabila ia membebaskan Rizieq dan lengser dari jabatannya sebagai presiden.
"Kita bacakan 604 Surat An-Nisa, kalau mereka yang telah menzalimi itu dia sadar, dia bertaubat, dia bebaskan Habib Rizieq. Allah akan terima taubatnya, tapi dia lengser, dia harus turun dan Allah akan terima taubatnya," ujarnya.










