Merayakan Tahun Baru Imlek dari Jarak Jauh, Adaptasi di Tengah Pandemi

Merayakan Tahun Baru Imlek dari Jarak Jauh, Adaptasi di Tengah Pandemi

K
Kamsah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Tahun baru Imlek kedua di tengah pandemi Covid-19 ini tak jauh berbeda dengan perayaan sebelumnya. Perayaan seperti kumpul bersama keluarga besar masih akan dibatasi.

Warga Tionghoa harus beradaptasi dengan sejumlah kebiasaan baru dalam merayakan tahun baru Cina. Keberadaan teknologi membantu mereka merayakan Imlek dari jarak jauh.

Mereka masih harus bersabar pada Imlek tahun ini. Pemerintah memberi imbauan agar warga yang merayakan Imlek tetap mematuhi protokol kesehatan dan menghindari kerumunan.

Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Erick Horas mengaku belum bisa berkumpul dengan keluarga besar. Solusinya berkomunikasi via virtual.

"Silaturahmi tetap berjalan dengan cara komunikasi, telepon, video call, dan di perkuat di virtual. Di tengah pandemi ini paling cuma kumpul keluarga inti, dalam arti bersama anak istri dan orang tua," kata Erick, Senin, 31 Januari 2022.

Erick berharap, di tahun baru Imlek ini bisa memberikan hal-hal yang positif yang menandakan keberuntungan luar biasa.

"Sesuai dengan ramalan, tentu kita berharap jauh lebih baik karena menandakan hal yang baik dari pada sebelumnya, serta diberi keberuntungan yang luar biasa. Jadi bukan hanya yang bershio macan tapi juga bershio lain berkemungkinan diberi keberuntungan di tahun ini," ucapnya.

Tahun baru Imlek yang jatuh pada 1 Februari 2022 ditandai dengan pergantian tahun Kerbau Logam ke Macan air masih dalam masa pandemi Covid-19.

Erick menuturkan shio Macan merupakan lambang kekuatan, perlindungan, dan kepemimpinan. Sehingga akan memberikan harapan yang besar di tahun 2022 ini.

Ketua Gerindra Makassar ini juga menjelaskan, jika shio macan memiliki elemen air, yang berarti kemakmuran, serta optimisme.

"Walaupun punya kekurangan yaitu keegoisan, tapi macan elemen air ini memberikan harapaan yang besar, serta optimisme di tahun 2022," ujar Erick.

Ia mencontohkan bila berbicara mengenai kasus pandemi, jumlah kasus Covid-19 mulai menurun di Kota Makassar. Namun, kata dia, tetap menjaga protokol kesehatan.

"Kita harus menjaga sesuai dengan aturan pemerintah. Seperti tidak mengadakan open house, tidak ada dulu kumpul-kumpul keluarga, harus tetap jaga prokes," jelasnya.

Selain itu, Erick berharap agar masyarakat terhindar dari permasalahan-permasalahan, seperti musibah, serta hal-hal yang bisa memecah bela persatuan.

"Semua tetap terjaga, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, atau yang sifatnya profokator. Intinya menjadi tahun yang religius, meski karakter shio macan itu agak keras tapi kitakan berharap bisa tetatp berjalan secara religius," tuturnya.