Maka hidayah Islam itu mengatur juga aspek-aspek kehidupan jama’i umat. Tentu dengan tabiatnya yang tidak teknis sifatnya. Karena dalam urusan teknis dunia Rasulullah telah menggariskan: “kalian lebih tahu dalam urusan duniamu” (hadits). Namun Islam memberikan acuan-acuan moralitas yang mendasar.
Dalam dunia bisnis misalnya dunia mengalami perkembangan yang sangat luar biasa. Online business tidak pernah diatur secara teknis oleh syariah. Tapi secara moral acuan umum Islam sangat jelas dan tegas.
Penipuan dan kebohongan, transaksi ribawi, dan seterusnya harus dihindari.
Karakteristik kehidupan jamaah (komunitas).
Urusan Komunitas dalam Al-Quran dapat ditemukan di beberapa tempat. Kali ini saya ingin mengutip secara khusus dari dua tempat dalam Al-Quran.
Satu, Surah Ali Imran ayat 101 - 110. Dan dua, keseluruhan Surah As-Shof. Di kedua tempat ini Allab merincikan karakteristik-karakteristik komunitas istimewa itu. Komunitas istimewa atau terbaik ini yang lebih dikenal dengan “khaer Ummah” itu.
Komunitas yang berlandaskan nilai-nilai ketuhanan (Rabbani).
Karakteristik Komunitas Istimewa atau terbaik yang dibangun Rasulullah adalah Komunitas yang Rabbani.
Komunitas yang terbangun dan mendasarkan segala aspek kehidupan publiknya pada keimanan dan ketakwaan.
Allah menegaskan: “Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kalian kepada Allah dengan ketakwaan yang sesungguhnya. Dan janganlah mati kecuali dalam keadaan Muslim” (Ali Imran: 101).










