Terkini.id, Jakarta - Menjelang hari raya Natal 2019, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengingatkan kepada orang-orang yang memiliki prinsip tak boleh mengucapkan selamat natal untuk tidak memaksakan prinsipnya itu kepada orang lain.
Menurutnya, mengucapkan selamat natal kepada umat Nasrani merupakan sikap yang dijamin kebebasannya.
"Misal punya sikap tidak boleh mengucapkan selamat natal, silakan saja punya sikap begitu," kata Fachrul Razi, seperti dilansir dari Tempo, Kamis, 19 Desember 2019.
Ia pun meenyebut bahwa mengucapkan selamat natal kepada umat Nasrani tak akan mengganggu akidah seseorang.
Oleh karenanya, ia meminta baik orang yang berpendapat selamat natal dilarang maupun tidak dilarang agar saling menghargai satu sama lain dan tidak saling memaksakan pendapat masing-masing.
"Tidak usah memaksakan pendapat, masing-masing saling menghargai," kata Fachrul.
Purnawirawan lulusan Akademi Militer 1970 itu juga menegaskan bahwa telah menjadi budaya Indonesia setiap agama memiliki kesempatan untuk menjalankan ibadah masing-masing. Begitu pula saat merayakan hari besar agama.
"Umat agama yang merayakan juga tidak merayakan secara berlebih-lebihan sebagai bentuk tenggang rasa, dari dulu sudah kita lakukan," ujarnya.