Terkini.id, Jakarta - Mantan Kepala Staf Angkatan Udara atau KASAU Marsekal TNI (Purn) Imam Syufaat mendeklarasikan dukungan untuk calon presiden, Prabowo Subianto, di Pilpres 2024 mendatang.
Ketua Dewan Pembina Relawan Rakyat Pendukung Prabowo Republik Indonesia Tahun 2024 (GERRAK PPRI '24) ini pun mengungkapkan alasannya mendukung Prabowo Subianto sebagai Presiden di Pilpres 2024.
Imam Syufaat menjelaskan bahwa saat ini Indonesia membutuhkan presiden yang mampu menghadapi tantangan bangsa.
"Kalau kita lihat geopolitik, ekonomi sekarang ini luar biasa tantangannya di mana sekarang terjadi perang di Ukraina yang berdampak pada ekonomi, kemudian ketegangan di Laut Cina Selatan," kata Imam di Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Slipi, Jakarta Barat, Jumat 21 Juli 2023, dikutip dari suara.com jaringan terkini.id.
"Kami menginginkan seorang presiden yang sudah selesai dengan urusan dunianya, yang tahu masalah pertahanan, yang cinta kepada NKRI dan memperhatikan rakyatnya dan kami melihat bahwa Pak Prabowo adalah seorang pejuang yang dari mudanya selalu memperhatikan orang kecil," tambahnya.
Lebih lanjut, Imam memberikan alasan lain untuk mendukung Prabowo. Menurut dia, Prabowo selalu memperhatikan tentaranya yang gugur saat berperang.
Pasalnya, dia menyebut Prabowo kerap memberikan santunan kepada keluarga tentara yang gugur dengan menggunakan uang pribadinya.
Kemudian, Imam juga menyebut Prabowo telah menginisiasi dan memperjuangkan dana bantuan desa sebesar Rp 1 miliar per tahun.
"Dana desa yang ada sekarang ini adalah perjuangannya, idenya Pak Prabowo dan sekarang dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia di mana satu desa mendapat Rp 1 miliar per tahun, itu adalah perjuangan beliau," tutur Imam.
Pada kesempatan yang sama, Imam juga mengingatkan kepada para relawan untuk memenangkan Prabowo sebagai presiden dengan cara yang santun.
"Pak Prabowo ingin kita tidak menjelekkan kandidat yang lain karena mereka juga putra putra terbaik bangsa. Apabila ada fitnah-fitnah terhadap calon kita Pak Prabowo, balaslah dengan santun, berilah klarifikasi yang betul," tandasnya.










