Pasangan MULIA yang diusung oleh koalisi besar partai politik berhasil memanfaatkan popularitas dan strategi kampanye yang terarah, termasuk reputasi Munafri sebagai mantan CEO klub sepak bola PSM Makassar, yang dikenal luas di kalangan masyarakat.
Janji Masa Depan
Sebelumnya, Munafri menyampaikan rasa syukur dan berkomitmen untuk menjalankan amanah rakyat.
“Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Makassar. Kami berjanji untuk membawa perubahan yang nyata dan melanjutkan pembangunan yang inklusif,” ujar Munafri.
Aliyah Mustika Ilham, yang merupakan tokoh perempuan berpengaruh di Makassar, menambahkan bahwa mereka akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia, peningkatan infrastruktur, dan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Mandat Baru untuk Kota Makassar
Kemenangan ini menandai babak baru bagi kota terbesar di Sulawesi Selatan tersebut. Pasangan MULIA akan menghadapi tantangan berat, termasuk menangani urbanisasi, memperbaiki kualitas pelayanan publik, serta meningkatkan daya saing Makassar di kancah nasional maupun internasional.
"Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan," tegas Yasir dalam akhir pleno, menandai akhir dari proses panjang pemilihan yang berlangsung damai dan demokratis.
Dengan penetapan ini, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham dijadwalkan untuk dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar pada 10 Februari 2025.
Perjalanan baru mereka sebagai pemimpin akan menjadi sorotan publik, sekaligus harapan untuk membawa Makassar ke arah yang lebih baik.










