Lurah Tolo Bantah Rumah Dibongkar Akibat Beda Pilihan: Pilkada Bukan Urusan Saya

Lurah Tolo Bantah Rumah Dibongkar Akibat Beda Pilihan: Pilkada Bukan Urusan Saya

S
Syarief

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jeneponto - Sebuah video pembongkaran rumah beredar di sosial media bernarasi perbedaan pilihan di Pilkada Jeneponto. Video yang tersebar di media sosial itu diduga menyudutkan salah satu nama oknum Lurah atas nama Muh Ilyas.

Dalam video tersebut, warga yang merekam video itu mengatakan rumah yang dibongkar itu akibat baliho.

"Ini gara-gara baliho sehingga rumah dibongkar, kasarrikanna Pak Lurah (Desakan Pak Lurah)," kata warga yang merekam pembongkaran rumah tersebut.

Muh. Ilyas selaku kepala kelurahan Tolo, yang disebut namanya dalam video tersebut mengaku keberatan dan membantah tudingan si perekam video.

Ia merasa dirugikan dan akan melaporkan si perekam video ke pihak berwajib jika tidak ada permohonan maaf dan klarifikasi resmi.

"Terkait video yang menyebutkan saya membongkar rumah warga karena perbedaan pilihan di pilkada itu tidak benar," ujar Muh Ilyas saat dikonfirmasi, Jumat, 13 September 2024.

Menurutnya, rumah itu di bongkar sendiri oleh pemilik rumah. "Jadi bukan saya yang suruh bongkar," jelas Muh Ilyas.

Ia juga membantah jika hal tersebut soal beda pilihan, menurutnya saat anaknya masuk calon legislatif (caleg) dirinya tak memaksa si pemilik rumah untuk memilih anaknya.

"Apalagi Pilkada itu bukan urusan saya," ujarnya.

Meski dirugikan akibat beredarnya video yang menyudutkan dirinya, Muh Ilyas tak menutup diri dan menunggu permohonan maaf dari si perekam dan penyebar video.

"Saya tetap tunggu itikad baik si perekam dan penyebar video itu, silahkan datang klarifikasi dan meminta maaf secara resmi, jika tidak terpaksa kita lanjut ke ranah hukum," tutupnya.