Luhut Beri Sinyal Harga Pertalite akan Naik Disambut Netizen: Apa-apa Naik, Luhut Aja yang Suruh Turun!

Luhut Beri Sinyal Harga Pertalite akan Naik Disambut Netizen: Apa-apa Naik, Luhut Aja yang Suruh Turun!

LA
Lilis Adilah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sinyal Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite harganya akan naik disambut masayarakat pengguna media sosial yang mengeluhkan harga naik.

Menanggapi sinyal kenaikan harga Pertalite yang diberikan Luhut, netizen mengatakan apa-apa naik, Luhut aja yang suruh turun.

Kritikan netizen terhadap sinyal Luhut di unggah melalui sebuah komentar di media sosial Twitter, sebagaimana dilihat pada, Senin 4 April 2022.

Tanggapan netizen ini diberikan sebagai respon atas naiknya beberapa harga kebutuhan yang hampir secara bersamaan dinaikkan harganya, mulai dari BBM, hingga harga kebutuhan pokok juga mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi.

“Apa-apa naik, Luhut aja yang suruh turun lah”, komentar salah satu netizen.

Luhut Beri Sinyal Harga Pertalite akan Naik Disambut Netizen: Apa-apa Naik, Luhut Aja yang Suruh Turun!
Screenshot komentar netizen (Twitter).

Selain itu, ada pula netizen yang menyebut bahwa Luhut adalah Menteri segala bindang karena fokusnya bukan lagi ke Maritim dan Investasi tapi mengambil alih tugas Menteri lain..

“Padahal ada Menko ESDM, Menkeu, Mendag eh yang ngumumin kenaikan harga malah Menko Marves”, tulis netizen.

Luhut Beri Sinyal Harga Pertalite akan Naik Disambut Netizen: Apa-apa Naik, Luhut Aja yang Suruh Turun!
Screenshot komentar netizen (Twitter).

Sebelumnya, sinyal kenaikan harga ini disampaikan Luhut setelah harga Pertamax resmi naik per 1 April 2022.

“Overall yang akan terjadi nanti, Pertamax, Pertalite (Naik) Premium belum. Ya semua akan naik. Nggak akan nggak ada yang naik itu”, ujar Luhut, dikutip dari laman CNN Indonesia.

Kendati demikian, kenaikan harga BBM ini menurut Luhut, akan dilakukan secara bertahap dan mengatakan jika masih ada yang akan disubsidi untuk kebutuhan rakyat kecil.

“Ada yang disusbsidi, masih tetap yang untuk rakyat kecil”, sambung Luhut.

Selain Pertalite, Luhut juga telah memberikan sinyal untuk menaikkan tabung gas LPG 3 Kg yang akan dilakukan secara bertahap.

LPB menyampaikan kenaikan harga LPG 3 Kg ini bukan berarti pemerintah tidak memberikan subsidi kepada masyarakat.

“Ada yang subsidi, masih tetap tadi untuk rakyat kecil tetap disubsidi. Tapi misalnya yang kecil ini (LPG 3 Kg) dari 2007 nggak pernah naik harganya, kan nggak fair juga”, tutur Luhut.