Legislator PKS Sulsel Siap Kawal Aspirasi BKPRMI Sulsel

Legislator PKS Sulsel Siap Kawal Aspirasi BKPRMI Sulsel

Bunk Aha

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar -- BKPRMI (badan komunikasi pemuda remaja masjid indonesia) sebagai organisasi keagamaan memiliki peran yang cukup besar dalam mencetak generasi Qur'ani, pemerintah tidak boleh menutup mata apalagi menjadikannya sebagai kompotitor.

Pengurus DPW BKPRMI Sulsel dipimpin langsung oleh Hasid Hasan Palogai melakukan audiensi di fraksi PKS Sulsel

"Alhamdulillah bersama ketua fraksi PKS Sulsel, Hj Sri Rahmi, wakil ketua fraksi, Isnayani, sekretaris fraksi Ismail Bahtiar dan Hj Haslinda Wahab menerima langsung kadatangan Pengurus BKPRMI Sulsel pada hari kamis, 03 Oktober 2019," ungkap Muzayyin.

Kita kembali membangun sinergitas dalam mengawal aspirasi pendidikan al-Qur'an ini di Sulsel," terangnya. Sabtu, 05 Oktober 2019.

Dihadapan pengurus DPW BKPRMI Sulsel, Muzayyin Arif mengatakan, Advokasi formil perlu kita lakukan sebagai jembatan agar pemerintah punya perhatian juga ada penghargaan.

Muzayyin Arif mengatakan, sejak awal saya ingin dekat dengan BKPRMI, sebab itu sebelum kami dilantik tanggal 24 September 2019 lalu, secara khusus, kami mendatangi Ust Hasid selaku ketum DPW BKPRMI Sulsel.

Jadi kehadiran Ust Hasid bersama rombongan, menurut Muzayyin, sebenarnya ini menjadi timbal balik dari pertemuan kami sebelumnya.

Selain itu, Ketua DPW BKPRMI Sulsel, Hasid Hasan Palogai mengajak pemerintah untuk bersama-sama melakukan intervensi pembinaan terhadap generasi muda.

Sebagai orang nomor satu di BKPRMI Sulsel, Hasid mengatakan, kepedulian kita terhadap anak-anak sebagai generasi islam harus dikerahkan.

"Ada tradisi bagi anak-anak kita di kampung-kampung pada sore hari, mereka berbondong-bondong dengan jinjingan tas yang berisikan buku iqro, ini luarbiasa menggembirakan. Nah, ketika hal seperti ini terhenti tentu kita prihatin," uraiannya.

Secara tegas Hasid menyatakan, belakangan ini ada kendala dalam pembinaan anak-anak santri, sejak 2016 lalu, insentif guru mengaji sebanyak 3.100 orang di Sulsel dihentikan oleh pemerintah.

"Sesuai motto kita di LPPTKA BKPRMI, menyiapkan generasi Qur'ani menyonsong masa depan gemilang, dan ini menjadi penyemangat teman-teman," pungkas Hasid.