Laporkan Dugaan Pungli, Guru ASN Kab Pangandaran Diintimidasi Hingga Akhirnya Undur Diri

Laporkan Dugaan Pungli, Guru ASN Kab Pangandaran Diintimidasi Hingga Akhirnya Undur Diri

I
Indah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

“Karna setelah saya melaporkan mereka dengan bukti yang valid, jawaban mereka adalah mengancam pemecatan kepada pelapor, bukan menjawab laporan sang pelapor,” ujarnya.

“Sebagai CPNS yang tergolong muda merasa terus diancam sampai-sampai saya dianggap ‘tidak sehat rohani’,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, Husein memperlihatkan sebuah percakapan via WhatsApp antara dirinya dan pihak bernama wiibowowahyu124B.

Pada tangkapan layar itu, Husein mengirimkan bukti mutasi gaji sebesar Rp2.602.900 dan dibawah mutasi gaji ini terdapat potongan berjumlah Rp1.650.000.

Potongan itu tertulis sebagai potongan dinas.

Merasa heran mengapa gajinya dipotong, Husein menanyakan kepada pemilik WhatsApp itu tentang maksud dari potongan dinas yang ia peroleh.

Tetapi ia tidak mendapatkan penjelasan yang berarti dari pemilik WhatsApp tersebut.

“Kalau itu bukan ranah saya a (Husein), takut keliru,” jawab akun WhatsApp wibowowahyu124B.

Lebih lanjut, atas segala intimidasi dan perlakuan tidak enak yang didapatkan dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Husein akhirnya memutuskan untuk merelakan gelar ASN yang telah ia dapatkan.

Akibat pengalamannya ini, ia turut membandingkan pengalamannya bekerja di Pemerintah Kabupaten Pangandaran dengan tempat kelahirannya.