Kooperatif Saat Pemeriksaan, MAH Admin Telegram Bjorkanism Tidak Jadi Ditahan

Kooperatif Saat Pemeriksaan, MAH Admin Telegram Bjorkanism Tidak Jadi Ditahan

Dandi Bajuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Setelah ditetapkan sebagai tersangka atas keterlibatannya dalam kasus hacker Bjorka, MAH Sosok pemuda asal Madiun ini akhirnya selesai diperiksa oleh pihak kepolisian.

Adapun MAH tersebut berperan sebagai admin telegram Bjorkanism, sehingga alasan tersebut ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus hacker Bjorka ini.

MAH berperan dalam membantu hacker bjorka dalam menyebarkan data pribadi.

Adapun penyebaran data pribadi tersebut dilakukan melalui channel Telegram Bjorkanism, MAH menyebarkan data pribadi sejumlah pejabat Indonesia dengan menggunakan handphone pribadinya.

"Ya mekanisme seperti itu (menyebarkan data menggunakan handphone),” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dikutip dari suara.com, Sabtu 17 September 2022.

Lebih lanjut Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo belum memberikan informasi selanjutnya terkait penetapan tersangka MAH. Terlepas dari pada itu ia menyatakan bahwa MAH tidak ditahan dan dikenakan wajib lapor.

“Tersangka dikenakan wajib lapor dan kooperatif itu info dari timsus,” tambah Dedi.

Adapun untuk saat ini MAH belum ditahan karena saat pemeriksaan menurut Juru Bicara Divisi Humas Polri Kombes Pol Ade Yaya Suryana karena MAH kooperatif.

“Tadi ada disampaikan penahanan nggak? Berarti sedang diproses dan tidak dilakukan penahanan karena (MAH) kooperatif,” ucap Ade Yaya Suryana Sabtu 17 September 2022.

Sebelumnya telah diberitakan bahwa, motif dari MAH untuk membantu hacker Bjorka tidak lain dan tidak bukan karena persoalan uang dan untuk terkenal.