Kominfo Buka Suara Terkait Meme Anies, Sebut Bukan Hoaks tapi Ekspresi dalam Bentuk Satire

Kominfo Buka Suara Terkait Meme Anies, Sebut Bukan Hoaks tapi Ekspresi dalam Bentuk Satire

LA
Lilis Adilah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Meme Anies Baswedan menggunakan pakaian adat Papua menuai sorotan publik. Meme itu beredar luas di media sosial yang diposting oleh akun milik politisi PDIP, Ruhut Sitompul di media sosial Twitter.

Terkait peredaran meme Anies Baswedan menggunakan Koteka, pikah Kominfo turut buka suara dengan mengatakan bahwa meme bukan hoaks, melainkan sebuah bentuk ekspresi satire.

Pihak Kominfo melalui Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatik, Samuel Abrijani Pangerapan menjelaskan bahwa meme itu adalah sebuah hal imitasi, artinya peredaran meme itu merupakan bentuk ekspresi satire dari seseorang.

"Meme itu bukan hoaks lho. Meme itu ekspresi lho, kadang-kadang satire, Namanya meme itu pendapat, satire. Kan namanya juga bukan asli; meme," jelas Samuel, dikutip dari laman CNN Indonesia, Jumat 13 Mei 2022.

Diketahui, jagad maya dihebohkan dengan postingan Ruhut Sitompul yakni meme Anies Baswesan menggunakan Koteka.

Postingan Ruhut Sitompul ini berujung pada pelaporan oleh pemuda Papua, Petrodes Meha Keliduan yang mengaku keberatan pakaian adatnya dijadikan candaan untuk menghujat lawan politiknya. Terlebih menurutnya, postingan Ruhut adalah pelecehan terhadap Papua.

Ruhut dilaporkan atas dugaan pelanggaran UU ITE dan Rasisme terhadap suku di Papua, yakni Suku Dani.

Petrodes Mega Keliduan menyampaikan bahwa dirinya akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah rasisme yang dilakukan oleh politisi PDIP, Ruhut Sitompul.

Olehnya itu, dari pihak Kominfo mempersilahkan kepada siapapun yang merasa tersinggung dengan peredaran meme apapun untuk melaporkannya dan dipersilahkan untuk menempuh jalur hukum.

"Ada yang tersinggung ada yang enggak, silahkan itu ada undang-undangnya untuk mengajukan gugatan," kata Samuel.

Diketahui, meme berasal dari kata dalam bahasa Yunani mimeme yang berarti imitasi atau tiruan. Penulis Richard Dawkins kemudian menciptakan istilah meme dari kata itu untuk menggambarkan penyebaran ide dalam sebuah budaya, termasuk di media sosial.