Terkini, Parepare - Komandan Tim Kampanye Nasional Pemilih Muda (TKN Fanta) Prabowo-Gibran, Muhammad Arief Rosyid Hasan jogging bersama dengan Calon Walikota Parepare, H. Tasming Hamid di Lapangan Andi Makkasau, Kamis, 25 Juli 2024.
Arief Rosyid hadir di Parepare memenuhi undangan alumni HMI dan pengusaha muda untuk diskusi tentang ekonomi syariah menyongsong Indonesia Maju.
Dalam kesempatan itu Arief Rosyid didampingi Ketua BPC HIPMI Parepare Syamsul Rijal Madani, mantan Ketua HMI Cabang Parepare Alham. Setelah jogging Arief bersama TSM dan sejumlah mantan aktivis sarapan di salah satu warung di Jalan Bau Massepe.
Dalam diskusi singkat baik TSM maupun Arief berkomitmen untuk saling mendukung anak muda, tentunya dalam semua bidang keahlian, termasuk dalam kontestasi pilkada.
“Kalau anak muda diberikan ruang memimpin di manapun, Insya Allah akan mengubah paradigma lama yang selama ini didominasi orang tua," kata Arief Rosyid.
Alham mengatakan kehadiran mantan Ketua Umum PB HMI tersebut hadir di Parepare dalam rangka silaturahmi dengan alumni HMI dan pengusaha muda.
“Beliau hadir untuk silaturahmi dalam rangkaian kunjungan di Sulawesi, setelah dari Gorontalo, ke Makassar, Pangkep, Barru lalu ke Parepare. Selanjutnya ke Pinrang berziarah ke makam ulama di Jampue dan lanjut ke Polman serta Mamuju," kata Alham.
Sebelumnya Muhammad Arief Rosyid Hasan menghadiri Silaturahmi dan Diskusi di Cafe O2 Garden di Parepare, Rabu, 24 Juli 2024. Acara ini digagas pengusaha muda dan alumni HMI Parepare.

Dalam salah satu pemaparannya, Komandan Tim Kampanye Nasional Pemilih Muda (TKN) Prabowo-Gibran tersebut mengajak generasi muda agar memaksimalkan potensinya di segala sektor termasuk dalam politik.
Kata mantan Ketum PB HMI ini, anak muda jangan hanya jadi objek kebijakan, namun juga harus mampu menjadi yang berkuasa membuat kebijakan atau minimal bisa mengakses kekuasaan itu.
Karenanya, jika ada anak muda yang layak dan punya potensi memegang kekuasaan, harus didukung.
"Saya kurang tau apakah ada anak muda yang maju Pilkada disini, tetapi jika ada, pilih anak muda. Materi Idiopolitorstratak yang akrab bagi kader HMI, hanya bisa jalan jika kita memiliki power," kata Arief.
Ia sendiri membocorkan, dirinya tengah bersiap masuk ke salah satu partai, setelah sebelumnya bergerak di Pilpres tidak melalui parpol.
Terakhir ia mengajak anak muda sebagai bonus demografi, agar memanfaatkan usia produktif secara berkualitas. Sehingga menjadi bagian pemuda yang menjadi solusi, bukan menambah beban bagi bangsa.










