Khawatir Yoris Jadi Target Pelaku Kasus Subang, Istri: Saya Takut Kalau Tidur Dibunuh

Khawatir Yoris Jadi Target Pelaku Kasus Subang, Istri: Saya Takut Kalau Tidur Dibunuh

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Istri Yoris Raja Amanullah, Yanti Jubaedah mengaku khawatir suaminya juga ikut menjadi target pelaku kasus Subang yang membunuh Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu (Amel).

Pasalnya, kata Yanti, Yoris merupakan satu-satunya keluarga yang tersisa dari almarhumah korban kasus Subang tersebut, Tuti-Amel.

"Kenapa sih pelakunya belum tertangkap? Saya juga sangat takut, karena apa ya… Yoris itu tinggal satu-satunya (keluarga) yang tersisa. Jadi mamah, Amel kan udah dibunuh, Yoris tinggal satu-satunya," ujar Yanti, Senin 4 Oktober 2021 seperti dikutip dari Hops.

Selain itu, Yanti juga secara pribadi mengaku tak nyaman dengan proses pemeriksaan yang berkepanjangan.

Sebab, ia mengaku khawatir saat tertidur dia dan suaminya juga ikut dibunuh oleh pelaku yang hingga saat ini belum tertangkap.

"Jadi saya merasa tidak nyaman dan merasa terancam. Saya juga takut kalau tidur, takutnya apa? Takut dibunuh kayak gitu. Saya enggak tahu ya motifnya itu seperti apa," tutur Yanti.

Lebih lanjut, Yanti juga membantah dengan tegas tudingan yang menyebut Yoris hanya berpura-pura sayang ke Tuti dan Amel.

Dia pun menegaskan, Yoris memang benar-benar sayang ke almarhumah ibu dan adik kandungnya itu.

Yanti mengungkapkan, sejak dulu hingga sekarang suaminya itu sangat menyayangi Tuti dan Amel.

"Deket banget, kalau orang lain bilangnya Yoris itu enggak sayang sama mamah, sama adiknya, tapi dia sayang banget," ungkapnya.

Ia pun mengungkapkan bahwa Yoris selalu mengutamakan Tuti dan Amel di atas segalanya. Bahkan, Yanti mengaku suaminya itu kerap meninggalkannya untuk bertemu dan membahagiakan ibu dan adiknya yang tewas di tangan pelaku kasus Subang tersebut.

"Dia pernah bilang kayak gini, kalau bahasa Sunda, wayahnya ditinggal-tinggalin sama Aa, soalnya kita itu sekarang harus bahagiain orang tua masing-masing," ujarnya.