Terkini.id, Jakarta – Beberapa hari lalu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (Ketum PKB) Muhaimin Iskandar menuai sorotan lantaran mengaku siap bergabung di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) asalkan dicalonkan sebagai Capres di Pilpres 2024 mendatang.
Lantas pernyataan tersebut menuai sorotan berbagai pihak, salah satunya, Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay.
Di mana dalam pernyataannya, Saleh Partaonan Daulay menilai bahwa Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tidak serius ingin bergabung dengan KIB.
"Kalau saya katakan ini Cak Imin bercanda tidak serius mau bergabung, karena dia bercanda lebih baik bikin koalisi baru," kata Saleh di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.
Dia menjelaskan saat ini masih ada 6 partai yang bisa diajak oleh Cak Imin untuk membentuk koalisi.
"Koalisi ini baru tiga partai, ada enam lagi yang telah berkomunikasi dengan Cak Imin. Jadi,karena itu bercanda, kami tidak menganggap serius juga," lanjutnya. Dikutip dari Jpnn. Rabu, 25 Mei 2022.
Dia menyebutkan Cak Imin serius ingin maju sebagai calon presiden, tetapi tidak serius untuk bergabung dengan koalisi yang dibentuk oleh Golkar, PAN, dan PPP itu.
Hal itu lantaran koalisi tersebut belum membahas figur capres, tetapi Cak Imin sudah mensyaratkan diri.
"Kami belum membicarakan capres- cawapres sedangkan tiba-tiba mau masuk jadi capres itu bercanda," pungkasnya.
Menurut Saleh, seharusnya PKB bergabung terlebih dahulu dengan KIB dan ikut merumuskan ide-ide dalam koalisi tersebut.
Anggota Komisi IX DPR RI itu juga menyebutkan Cak Imin memiliki potensi untuk menjadi capres dengan perolehan kursi 10 persen di DPR.
"Dia katakan sudah sepuluh persen, tinggal cari sisanya. Silahkan cari pasangan baru dan bikin koalisi baru untuk itu," pungkas pria yang menjabat sebagai Ketua Fraksi PAN DPR RI itu.










