Ketua Umum PMII Menolak Penundaan Pemilu 2024

Ketua Umum PMII Menolak Penundaan Pemilu 2024

Muhammad Dimas

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Muhammad Abdullah Syukri selaku Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyatakan, bahwa pihaknya telah menolak penundaan Pemilu 2024.

Selain penolakan penundaan Pemilu 2024, Muhammad Abdullah Syukri juga menolak perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode, dikutip dari CNN Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Syukri di acara hari lahir PMII ke-62 di Museum Nasional, Jakarta, pada hari Senin 18 April 2022. Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin turut hadir di acara tersebut.

"Persoalan kenaikan bahan pokok, kelangkaan BBM, penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden, sikap PMII jelas bersama rakyat menolak itu semua," ujar Syukri.

Selain itu, Syukri juga mengatakan kalau PMII akan mengawal dan mengawasi program pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Nusantara.

Syukri menjelaskan, bahwa dirinya ingin Ibu Kota Negara (IKN) yang baru nanti bisa menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia.

"Pemindahan IKN tentu kita ingin seluruh warga Indonesia bangga dengan ibu kota baru. Maka dari itu PMII akan kawal dan awasi program IKN sebagaimana mestinya," ucap Ketua Umum PMII tersebut.

Syukri menegaskan, kalau sikap idealis PMII tidak ingin dicampuri dengan kepentingan politik manapun. Hal tersebut dikarenakan bisa merusak idealisme PMII yang sudah dibangun sejak awal.

"Sehingga merugikan organisasi kita dan merusak kesucian pergerakan tulus kita. Saya menginstruksikan kepada kader menyuarakan pendapatnya dengan penuh adab dan akhlakul karimah," kata Syukri.

Di tempat yang sama, Cak Imin tidak keberatan jika PMII menolak penundaan pemilu. Menurut Cak Imin, hal tersebut wajar terjadi di dalam negara demokratis.

"Emang negara demokrasi enggak boleh usul? Kalau PMII menolak ya enggak apa-apa, namanya negara demokrasi," kata Cak Imin.

“Saya itu usul dalam rangka menolong Kiai Ma'ruf dan menolong rakyat. Kenapa menolong Kiai Ma'ruf? Supaya nanti di akhirat ditanya, kurang ini kurang itu. Mesti alasannya dua tahun pandemi enggak bisa apa-apa. Dua tahun stag enggak bisa ngapa-ngapain. Anggaran di DPR habis buat pandemi," canda Cak Imin.

Cak Imin juga merupakan salah satu tokoh yang menolak penundaan Pemilu 2024. Selain itu, Ketua Umum Partai PAN, Zulkifli Hasan juga punya pendapat yang sama.

Namun, Presiden Jokowi kembali menegaskan kalau Pemilu 2024 mendatang tetap digelar pada 14 Februari 2024.