Terkini, Jeneponto — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jeneponto, Hj. Salmawati, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi layanan kesehatan bertajuk “JEMPOL” (Jemput Hadiah di Posyandu Langsung), yang digagas oleh Puskesmas Binamu Kota, Kecamatan Binamu.
Inovasi ini terbukti efektif menarik minat masyarakat, khususnya ibu hamil, bayi, dan balita, untuk rutin memeriksakan kesehatannya di Posyandu.
Apresiasi itu diungkapkan, saat memantau kegiatan rutin Penimbangan Posyandu di Kelurahan Monro-Monro dalam rangka mencegah dan mempercepat penurunan angka Stunting, Selasa, 3 Juni 2025.

Melalui pendekatan kreatif dengan sistem hadiah, inovasi JEMPOL sukses mendatangkan ratusan warga ke Posyandu dalam beberapa bulan terakhir.
Para peserta yang memeriksakan kesehatannya secara rutin akan mendapatkan hadiah menarik, sebagai bentuk apresiasi atas kesadaran menjaga kesehatan keluarga sejak dini.
Ketua TP PKK Jeneponto, Hj. Salmawati menilai program ini sebagai langkah cerdas yang patut dicontoh oleh Puskesmas lain. Menurutnya, kesehatan ibu dan anak merupakan fondasi utama bagi kemajuan generasi masa depan.

“Saya sangat mengapresiasi inovasi JEMPOL dari Puskesmas Binamu Kota. Ini bukan hanya tentang hadiah, tapi tentang membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala,” kata Hj. Salmawati.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara Puskesmas, kader Posyandu, kader PKK dan masyarakat merupakan kunci sukses program ini."Dengan pendekatan yang humanis dan edukatif, Puskesmas Binamu dinilai berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan," ujarnya
Kepala Puskesmas Binamu Kota Imran Rosyadi , dalam kesempatan yang sama, menyampaikan, program JEMPOL akan terus ditingkatkan baik dari sisi layanan maupun insentif, demi menjangkau lebih banyak keluarga di wilayah kerja mereka.

"Inovasi “JEMPOL" (Jemput Hadih di Posyandu Langsung) merupakan strategi pelayanan untuk meningkatkan angka kunjungan Posyandu melalui pendekatan insentif sosial berbasis undian langsung di lokasi kegiatan. Setiap ibu hamil, ibu menyusul, atau orang tua balita yang hadir ke Posyandu akan menerima kupon undian," jelas Imran Rosyadi.
Lebih lanjut Imran Rosyadi mengatakan, dampak dari inovasi JEMPOL yakni, Peningkatan rata-rata kehadiran Posyandu sebesar 30 persen dalam 3 bulan uji coba. Deteksi dini stunting dan gizi buruk dan Masyarakat menunjukkan kepuasan lebih tinggi terhadap layanan Posyandu serta Menumbuhkan budaya sehat dan peduli Pada kesehatan ibu dan anak .
"Tujuan dari inovasi JEMPOL adalah, Meningkatkan kehadiran Masyarakat di Posyandu secara rutin Meningkatkan cakupan imunisasi, Pemantauan tumbuh kembang, dan kesehatan ibu, Menumbuhkan kebiasaan hidup sehat melalui partisipasi aktif," Ungka Imran Rosady.
Dengan dukungan dari TP PKK Kabupaten Jeneponto, diharapkan inovasi seperti JEMPOL bisa direplikasi di wilayah lain guna mempercepat peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Jeneponto.










