Ketua DPRD DKI Ungkap Anies Bisa Jual Saham Bir Tanpa Persetujuan Dewan: Silahkan, Dia Punya Diskresi

Ketua DPRD DKI Ungkap Anies Bisa Jual Saham Bir Tanpa Persetujuan Dewan: Silahkan, Dia Punya Diskresi

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi dituding sejumlah pihak menghambat rencana Pemprov DKI untuk menjual saham bir PT Delta Jakarta.

Prasetio pun mengungkapkan, bahwa Pemprov DKI bisa menjual saham bir tersebut tanpa persetujuan dewan. Caranya dengan menggunakan hak diskresi.

Prasetio pun mempersilakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggunakan hak diskresi untuk menjual saham milik Pemprov DKI di perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk.

"Silakan saja putusin (jual saham), Gubernur (Anies) punya diskresi kok," ungkap Prasetio dikutip dari talkshow yang ditayangkan melalui kanal YouTube Akbar Faizal, Selasa 16 Maret 2021.

Prasetio mengungkapkan, hak diskresi atau mengambil keputusan sendiri tersebut pernah dilakukan di era Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Prasetio menegaskan tidak ingin terlibat dalam penjualan saham PT Delta Djakarta.

Sebab, politikus PDI-P ini menilai akan ada potensi kerugian negara akibat penjualan saham tersebut.

"Silakan saja lakukan, tapi saya enggak ikut-ikut," tutur Prasetio.

Dia mengaku sudah berkonsultasi dengan beberapa lembaga penegak hukum dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait hal tersebut.

Apabila dia ikut menyetujui penjualan saham PT Delta, dikhawatirkan bakal ada proses hukum yang berlangsung.

"Gue ini muda keluar masuk penjara, enggak mau masuk penjara lagi," kata Prasetio.

Diketahui sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta sudah empat bersurat kepada DPRD DKI Jakarta untuk membahas penjualan saham PT Delta.

Namun, hingga kini, surat yang dilayangkan Pemprov DKI Jakarta tidak ditanggapi oleh Prasetio.

Meskipun demikian, ada empat fraksi di DPRD DKI yang mendukung penjualan saham tersebut, yakni Fraksi PAN, Fraksi PKS, Fraksi Golkar, dan Fraksi Gerindra.

PT Delta Djakarta merupakan pemegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional.

Pemprov DKI sudah menanamkan saham di PT Delta sejak era kepemimpinan Gubernur Ali Sadikin pada 1970.

Keuntungan rata-rata yang diperoleh PT Delta untuk Pemprov DKI per tahun mencapai Rp 50 miliar.

Gubernur Anies Baswedan kemudian berjanji akan menjual saham perusahaan bir tersebut pada saat kampanye Pilkada DKI 2017.

Pemprov DKI mulai menggabungkan kepemilikan saham atas nama Pemprov DKI dan Badan Pengelola Investasi Penanaman Modal DKI Jakarta yang mencapai 26,25 persen pada 2019.

Upaya tersebut merupakan salah satu proses menuju penjualan saham Delta Djakarta.