Terkini.id, Makassar - Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengingatkan warga kompleks PU, Jalan Tarakan, untuk tidak mudah terprovokasi fitnah dan hoaks yang kerap menyerang dirinya dan wakilnya, Fatmawati Rusdi.
"Fitnah dan hoaks sudah biasa kami hadapi, baru-baru ini kembali saya difitnah lagi, tapi saya yakin dan percaya masyarakat Makassar sudah cerdas, mana calon yang sudah terbukti," kata Danny, Selasa, 13 September 2020.
Selain itu, Danny juga mengajak warga Malimongan Lama untuk mencoblos calon yang memiliki wakil perempuan.
"Kenapa saya memilih wakil perempuan, karena pemilih perempuan di Kota Makassar mencapai 51 persen. Nah kenapa perempuan, karena bu Fatma adalah keterwakilan perempuan yang akan memperjuangkan hak perempuan," bebernya.
Sementara, Ketua RT 01 RW 04, Salma mengaku merasakan perubahan Kota Makassar sejak Danny menjabat Wali Kota Makassar.
"Sejak pak Danny bukan wali Kota lagi, kami sangat merasakan perubahan kemunduran pak, kami sudah beberapa kali bermohon lampu penerangan karena kami tahu ada program untuk penerangan lorong, tapi hingga saat ini belum ada, pak. Untuk itu kami bermohon kepada bapak jika terpilih tolong lampu penerangan diperhatikan kembali," harap Salma.
Tidak hanya Salma, Ketua RT 02 RW 06, Maskur justru mengaku menyesalkan adanya oknum-oknum yang coba menzalimi Danny Pomanto.
"Saya lebih merasakan bukti yang telah dilakukan pak Danny, ada yang cuma mengandalkan uang dan uang namun itu bukan segalanya bagi kami. Apa lagi menyebar fitnah dan hoaks oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Bukti kerja pak Danny kami yang lebih tahu," sesal Maskur.
Lain halnya dengan salah satu penasehat Wali Kota di Malimongan lama, dirinya berharap Danny mengembalikan fungsi penasehat wali kota.
Menjawab keluhan Salma, Danny memastikan akan mengembalikan semua program yang sudah tidak berjalan sejak dirinya menjabat Wali Kota 2014-2019.
"Yakinkan hati bu RT, kita akan kembalikan semua program. PAD naik insentif RT dan RW juga naik, persoalan lampu penerangan pasti kita akan penuhi, nah apa pi lagi ada program Singara'na Lorongta," jelas Danny.
"Apa yang di sampaikan pak Maskur, memang persoalan saya dizalimi sudah sering mi, tapi sering saya sampaikan Masyarakat Makassar itu sudah cerdas, mereka tahu yang mana telah terbukti," sambung Danny.
"Untuk Penasehat Wali Kota insya Allah kita akan fungsikan kembali, mereka-mereka di penasehat wali kota merupakan mitigator fungsi sosial di masyarakat,"
Danny mengatakan penasehat wali kota mengawasi keluhan-keluhan sosial di masyarakat. Sehingga fungsi sosialnya sangat besar.
"Saya juga heran kenapa penasehat wali kota dihilangkan kodong. menangkan ma' Insya Allah akan kita fungsikan kembali. Tunggu ma. Kami Danny-Fatma tidak akan menjanji tapi kita menawarkan program, ingat ki 09 Desember coblos nomor 1," pungkasnya.










