Terkini.id, Makassar – Balapan MotorGP Spanyol 2020 yang di laksanakan, Minggu 19 Juli 2020, sangat memenuhi harapan penonton MotoGP, dikarenakan sudah empat bulan tidak melihat balapan bergensi ini.
Dari sepanjang balapan, persaingan sengit terjadi, bahkan terjadi drama dalam balapan MotoGP seri pertama tersebut.
Dalam balapan ini, yang berhasil keluar sebagai pemenang adalah Fabio Quartararo dari tim Petronas Yamaha SRT.
Namun, ada fakta menarik dibalik kemenangan Quartararo sendiri.
1. Terjatuhnya Marc Marques
Salah satu pembalap dari tim Honda Marc Marques, selalu mendominasi dalam setiap balapan.
Namun, kendala datang kepada Marques, dia tidak bisa mengendalikan motornya, bahkan tidak mampu menyelamatkan motornya, dikarenakan dia lebih dulu terlempar daripada mototnya sendiri.
Sehingga, ini menjadi alasan Quartararo lebih mendominasi di ajang MotoGP Spanyol, pada minggu 19 Juli 2020.
2. Masalah pada M1 Yamaha
Masalah muncul dari M1 milik Valentino Rossi, Rossi yang sejak awal susah untuk mendekat ke baris depan, justru di balapan kali ini medapati masalah.
“Sialnya saya medapat masalah dengan motor. Di trek lurus saya mendapat alarm merah, dan saya harus berhenti,” kata Rossi dikutip dari BolaSport.com
Dengan begini, kesempatan Quartararo untuk ke baris terdepan sangat besar, dan akhirnya terbukti dia berhasil berada di posisi terdepan.
3. Kesalahan pada strategi Yamaha
Tim pabrikan Yamaha mengatur strategi dalam setiap balapan, salah satu strateginya dalam balapan kali ini adalah memilih ban depan soft , untuk pembalapnya Mavrick Vinales dan Valentino Rossi.
Rencana Yamaha ialah, ingin mengambil keuntungan pada awal balapan, awalnya rencananya berhasil setelah Vinales memimpin di lap pertama.
Akan tetapi, terjadi kesalahan pada Vinales, dia kehilangan grip ban depan hingga harus melebar dan turun posisi menjadi posisi kedua.
Dengan posisi kedua, Vinales kualahan mengejar Quartararo yang sudah jauh kedepan.
Namun, keberuntungan masih berpihak pada tim Yamaha, karena Vinales masih mempertahankan posisinya, meskipun di bawah Quarrtararo.
“Mungkin ban depan bukan keputusan terbaik, tetapi kami membawa pulang hasil runner-up, itulah yang paling penting,” kata Vinales dikutip dari Bolasport.com










