Kasus Pemotor Hadang Ambulans di Depok Berbuntut Panjang, Keluarga Pasien Lapor Polisi

Kasus Pemotor Hadang Ambulans di Depok Berbuntut Panjang, Keluarga Pasien Lapor Polisi

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Depok - Kasus pemotor hadang mobil ambulans di Depok yang sedang membawa pasien berbuntut panjang. Informasi terbaru, pihak keluarga pasien telah melaporkan kejadian itu ke aparat Kepolisian.

Hal tersebut diungkapkan sang supir ambulans, Slamet. Ia mengatakan bahwa laporan pihak keluarga pasien telah dilayangkan ke Polres Depok.

"Untuk selanjutnya sudah di BAP semalam ke Polres, untuk tahap selanjutnya kita tetap kordinasi terhubung sama pihak keluarga ya, karena memang di sini yang benar-benar dirugikan adalah pihak keluarga. Ini menyangkut nyawa ayahnya," kata Slamet, Minggu, 12 Juli 2020 seperti dikutip dari detikcom.

"Saya selaku driver ambulans tetap mengacu ke pihak keluarga pasien. Kita hanya mengikuti aturan yang sudah ada," sambungnya.

Slamet kemudian menceritakan kronologi kejadian tersebut. Ia mengungkapkan, peristiwa itu terjadi di dekat pertigaan Pancoran Mas yang ke arah Rawa Denok, sebelum perumahan BDN.

"Timbul crash antara mobil ambulans dan motornya, di dekat pertigaan Pancoran Mas yang ke arah Rawa Denok, sebelum perumahan BDN. Setelah itu, dia paksa saya selaku driver minta memberhentikan unit ambulans, tapi saya nggak hiraukan, karena saya fokusnya sama pasien dong," ujar Slamet.

Slamet sendiri sempat dituduh oleh pria tersebut soal sinyal ambulans. Namun, ia membantah tuduhan itu.

Saat itu, kata Slamet, semua tanda seperti sirine dan lampu sudah dinyalakan sebagaimana mestinya.

"Kondisi nyala semua, bisa dilihat dari video yang sudah menyebar dimana-mana, semuanya nyala, dan ada saksi mata," ujarnya.

Menurut kesaksiannya, kondisi sang pasien dalam mobil ambulans yang dibawanya tersebut sempat berubah lantaran kejadian itu.

"Dari level kuning, dengan kejadian tersebut ke level merah (kondisi pasien-Red). Otomatis kan sudah membahayakan nyawa pasien pak," terangnya.

Hal itulah, kata Slamet, yang membuat pihak keluarga pasien merasa dirugikan.

"Makanya ini sangat merugikan pihak keluarga dan menyangkut nyawa pasien yang saya bawa," ujarnya.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan perselisihan seorang pemotor dengan supir mobil ambulans di Depok tersebut viral di media sosial, Sabtu, 11 Juli 2020.

Dalam video itu, terlihat seorang pengendara motor dengan memakai masker memberhentikan sebuah mobil ambulans di pinggir jalan.

Beberapa saat kemudian, ia pun menghampiri seorang pria yang diduga merupakan supir dari ambulans tersebut.

Pria itu lantas menunjuk-nunjuk sang supir ambulans sambil terlihat emosi.

Dalam video juga terdengar suara sirene mobil ambulans tersebut masih dalam kondisi nyala yang artinya ambulans itu tengah membawa pasien.

Video itu sendiri diunggah oleh seorang perawat bernama Indah Purnamasari yang merupakan tim dari ambulans tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Pancoran Mas Kompol Triharijad mengatakan, kejadian dalam video viral itu terjadi di Jalan Raya Sawangan, Depok pada Sabtu 11 Juli 2020, sekitar pukul 08.30 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, keributan tersebut dipicu lantaran pengendara motor tersebut hampir diserempet mobil ambulans itu.

“Anggota kita sudah menelusuri, memang benar ada ambulans diberhentikan pengendara kendaraan roda dua,” kata Triharijadi,.

“Diberhentikan pengendara kendaraan roda dua karena sebelum di depan komplek BDN hampir serempetan,” sambungnya.

Setelah dicegat, kedua pengendara sempat terlibat adu mulut seperti yang beredar di video. Namun, kata Triharijadi, keduanya akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan.

“Terjadi cekcok mulut seperti di video, namun mereka akhirnya berdamai saling menyadari (kerugian materi juga tidak ada). Selanjutnya mereka melanjutkan perjalanan masing-masing,” ujarnya.

Triharijadi juga mengatakan bahwa dalam peristiwa itu tidak ada adu fisik antara kedua pihak yang berselisih.