"Yang kami tawarkan ke mahasiswa yang bergabung bersama KALLA ialah kami ingin mereka senantiasa menjadi versi terbaik dari dirinya, dapat menjadi role model di lingkungannya dan melakukan continuous improvement setiap tahunnya," ungkap Ilham.
Dalam sesi pemaparan beasiswa, Program Manager Bidang Educare Yayasan Hadji Kalla, Therry Alghifary, menyebutkan, jumlah mahasiswa yang telah mendapatkan bantuan perkuliahan sebanyak 736 mahasiswa selama 2022-2024. Sebarannya berada di wilayah Sulsel, Sulbar, Sulteng dan Sultra.
"Manfaat yang diperoleh dari Beasiswa KALLA ialah bantuan UKT maksimal Rp7,5 juta per semester. Selain itu, adanya kesempatan untuk mengikuti pengembangan diri dalam bidang kepemimpinan, sosial dan profesionalisme," ungkapnya.
Adapun sasarannya ialah mahasiswa semester satu dan tiga untuk jenjang pendidikan D3/D4/S1. Jalur pendaftarannya dapat melalui prestasi akademik, hafiz Quran, organisasi, disabilitas serta seni dan olahraga.
Kalla Campus Talks kali ini juga menghadirkan dua alumni penerima Beasiswa KALLA, yaitu Anis Faris dan Amra Aeni. Mereka pun semakin menginspirasi para peserta untuk mengikuti program tersebut.
Sementara itu, Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Mawardi Pewangi, mengapresiasi kehadiran Kalla Campus Talks di kampus Unismuh. Ia pun meminta para mahasiswa untuk memanfaatkan momen ini sebaik mungkin sekaligus mengikuti program Beasiswa KALLA.
"Kita harus bersyukur dengan adanya program seperti ini, silakan mengikutinya dan dimanfaatkan sebaik mungkin, khususnya untuk program beasiswa.
Apalagi KALLA dan Unismuh sebenarnya tidak bisa dipisahkan karena Pak Jusuf Kalla juga sudah banyak membantu Unismuh selama ini," tuturnya.
Untuk mengetahui informasi terbaru mengenai KALLA, masyarakat dapat berkunjung ke website kalla.co.id, Instagram @kallagroup maupun @lifeatkalla, Facebook Fanpage di Kalla Group, X di @KallaGroup_ID serta Youtube Channel di Kalla Group.










