Kalau Denny Siregar Bisa Baca Kitab Kuning, Haris: Saya Rela Berjalan Kaki Dari Rumah Sampai Monas

Kalau Denny Siregar Bisa Baca Kitab Kuning, Haris: Saya Rela Berjalan Kaki Dari Rumah Sampai Monas

TN
Thamrin Nawawi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama menantang pegiat media sosial Denny Siregar untuk membaca kitab kuning. Haris menuliskan apabila Denny Siregar bisa baca kitab kuning, ia rela berjalan kaki dari rumahnya sampai ke monas.

Hal ini ia sampaikan di akun media sosial Twitternya @knpiharis pada hari Selasa, 3 Mei 2022. Ia juga me-mention akun Twitter dari Denny Siregar.

"Kalau @Dennysiregar7 bisa baca kitab kuning, saya rela berjalan kaki dari rumah sampai MONAS," tulis Haris Pertama.

Kalau Denny Siregar Bisa Baca Kitab Kuning, Haris: Saya Rela Berjalan Kaki Dari Rumah Sampai Monas

Sebelumnya di hari Senin, 2 Mei 2022 lewat akun Twitternya, Haris Pertama menyindir Denny Siregar yang selalu membahas agama. Haris pun mempertanyakan apakah memang Denny Siregar ini ahli agama. Haris pun tak lupa me-mention akun Twitter dari Denny Siregar.

"Itu @Dennysiregar7 kenapa selalu membahasa tentang persoalan agama, memang @Dennysiregar7 ahli agama ??? Coba saya tantang Bro @Dennysiregar7 baca kitab kuning, bisa ga ?," tulis Haris Pertama.

Kalau Denny Siregar Bisa Baca Kitab Kuning, Haris: Saya Rela Berjalan Kaki Dari Rumah Sampai Monas

Dilansir dari wikipedia, Kitab kuning, dalam pendidikan agama Islam, merujuk kepada kitab-kitab tradisional yang berisi pelajaran-pelajaran agama Islam (diraasah al-islamiyyah) yang diajarkan pada pondok-pondok Pesantren, mulai dari fiqh, aqidah, akhlaq, tata bahasa arab (`ilmu nahwudan `ilmu sharf), hadits, tafsir, ilmu Al-Qur'an, hingga pada ilmu sosial dan kemasyarakatan (mu`amalah).

Dikenal juga dengan kitab gundul karena memang tidak memiliki harakat (fathah, kasrah, dhammah, sukun, dan sebagainya). Oleh sebab itu, untuk bisa membaca kitab kuning diperlukan kemahiran dalam tata bahasa Arab (nahwu dan sharf).