Terkini.id, Jakarta - Guru Besar Universitas Pertahanan (Unhan) Prof Salim Said mengatakan bahwa dirinya tidak begitu percaya dengan isu yang mengatakan Presiden Jokowi memiliki hubungan dengan PKI.
Ya, belakangan ini Jokowi dikabarkan memiliki hubungan erat dengan PKI, bahkan tak sedikit yang mengatakan bahwa Jokowi merupakan antek dari PKI.
Kendati demikian, Prof Salim Said mengungkapkan bahwa tudingan soal Jokowi PKI atau komunis tidak dapat dibuktikan atau setidaknya belum ada bukti yang mendukung tudingan tersebut.
Hal itu saat Prof Salim diminta tanggapan oleh Refly Harun soal fenomena yang terjadi saat ini di mana rezim pemerintahan Jokowi terkesan 'alergi' terhadap kelompok kanan.
"Jokowi itu, menurut saya, saya gak percaya dia itu PKI komunisme, saya gak percaya," kata Prof Salim said saat berbincang dengan Refly Harun dalam tayangan video YouTube Rabu, 22 September 2021, dikutip dari Galamedia.
Disinggung pula oleh Refly Harun soal munculnya istilah-istilah radikalisme hingga kadrun yang kian menguat di era Jokowi.
Prof Salim mengatakan bahwa beban terberat Jokowi saat menjadi presiden adalah dengan dituduhnya sebagai kawan PKI.
"Saya mau bilang bahwa beban yang dipikul Jokowi saat menjadi Presiden adalah dituduh PKI," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa jika memang Jokowi ada hubungan keluarga dengan PKI, maka silakan untuk dibongkar saja dan dibuktikan.
"Kita tidak punya bukti jelas bapaknya itu PKI, kalau ada cobalah dibuka," tegas dia.
Ia pun menegaskan bahwa soal isu Jokowi PKI selama ini hanyalah sebatas isu yang berhembus kencang namun tak pernah ada pembuktian.










