Terkini.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo berharap tidak ada lonjakan kasus Covid-19 setelah mudik Lebaran Idulfitri. Jokowi meminta masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan selama mudik.
Jokowi mengatakan pemerintah memperbolehkan masyarakat kembali mudik karena kasus melandai. Dia tak ingin mudik justru memicu penyebaran Coid-19 kembali terjadi.
"Jangan sampai mudik justru memicu munculnya gelombang baru Covid-19, apalagi arus mudik tahun ini akan sangat besar," kata Jokowi dalam siaran pers yang diunggah kanal Youtube Sekretariat Presiden dilansir dari CNN Indonesia.
Presiden Jokowi menyebut mudik Lebaran Idulfitri ini akan diikuti 80 juta orang. Di Pulau Jawa, para pemudik akan menggunakan 23 juta mobil pribadi dan 17 juta sepeda motor.
Mantan Walikota Solo itu berjanji pemerintah akan memfasilitasi mudik sebaik-baiknya. Dia berkata pemerintah menjamin keselamatan masyarakat.
"Kita semuanya tentu sangat menginginkan mudik lancar dan penuh kegembiraan. Yang terpenting, pemerintah selalu meletakkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama," Tegas Jokowi.
Berita terkait Presiden Jokowi ini ramai direspon oleh banyak netizen di media sosial Twitter, salah satunya datang dari pengguna bernama @31Kabut.
Dalam cuitannya, akun twitter @31Kabut menjelaskan jika melonjaknya kasus Covid bergantung pada pemerintah yang punya peran untuk mengatur hal tersebut.
“Melonjak dan tidaknya itu tergantung pemerintah yang ngatur... karena rakyat sudah sepakat bodo amat..” Tulis akun Twitter @31Kabut.

Akun Twitter @RakyatJEL4T4 tak ketinggalan memberikan komentarnya, ia memperingatkan agar pemerintah tidak lagi menaikkan harga menjelang lebaran.
“Jangan sampai ada kenaikan harga lg menjelang lebaran setelag kenaikan” Tulis akun Twitter @RakyatJEL4T4.
Pengguna Twitter lain, bernama @zarazettirazr memperingkatkan hal yang sama.
“Jangan sampe lonjakan harga2 makin tinggi sebelum lebaran” Tulis akun Twitter @zarazettirazr.
Dilansir dari CNN Indonesia, Jokowi berjanji akan menerbitkan aturan khusus mudik tahun ini. Dia berkata akan mengumumkan aturan mudik Lebaran Idulfitri pekan depan.
"Menteri dan jajaran pemerintah bekerja keras menyiapkan aturan ini. Pekan depan akan kami sampaikan kepada masyarakat," ungkap Jokowi.









