Terkini.id, Jakarta – Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Fachrul Razi mengaku prihatin dengan Presiden Joko Widodo yang selalu dimanfaatkan oleh orang-orang di sekitarnya.
Hal itu terutama setelah munculnya wacana penundaan Pemilu 2024 yang disuarakan oleh partai koalisi pemerintahan Jokowi.
“Ini bukan persoalan PKB saja, ini kan beberapa partai juga mengeluarkan statement yang sama. Kegaduhan politik ini dilakukan oleh mereka yang berada di sekitar Pak Jokowi,” ujar Fachrul sebagaimana diunggah oleh TvOneNews pada Sabtu 5 Maret 2022.
Karena itu, Fachrul mengaku prihatin melihat Jokowi yang terus dihadapkan pada masalah yang diakibatkan oleh mereka yang berada di sekitarnya.
Fachrul juga menyebut, Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattaliti beberapa hendak bertemu dengan Jokowi untuk memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan masyarakat. Hal itu untuk memastikan Jokowi tidak hanya mendengar informasi dari satu pihak saja.
Hanya saja, pertemuan tersebut selalu terhalangi oleh mereka yang berada di sekitar Jokowi, sehingga apa yang hendak diberitahukan selalu tertutupi.
“Kami prihatin dan kasihan melihat Pak Jokowi kalau terus digembosi seperti ini. Pak La Nyalla juga beberapa kali ingin bertemu sama Pak Jokowi, sebagai Presiden, itu juga terhalang yah dengan beberapa orang di sekitarnya,” tegas Fachrul.
Padahal, banyak informasi dari daerah yang seharusnya disampaikan kepada Jokowi namun terhalang oleh mereka yang sengaja tidak ingin agar keduanya bertemu.
“Ada hal yang didapatkan oleh ketua DPD misalkan ketika turun ke daerah-daerah, turun ke 34 provinsi, ingin menyampaikan langsung ke presiden, ini sangat penting karena ini persoalan ketatanegaraan,” tegas Fachrul.
Fachrul menegaskan, agar jangan ada lagi pihak di sekitar Jokowi yang selalu membuat gaduh sehingga kemarahan publik selalu mengarah ke Jokowi itu sendiri.
“Ini yang harus diselamatkan. Artinya, sisa periode pak Jokowi juga jangan dikompori oleh prilaku-prilaku dan etika-etika politik yang membuat rakyat ini akhirnya terpecah kembali,” tuturnya.









