Jokowi Dianugerahi Gelar Bapak Pembangunan Desa, Netizen: Bapak Hutang dan Bapak Mangkrak

Jokowi Dianugerahi Gelar Bapak Pembangunan Desa, Netizen: Bapak Hutang dan Bapak Mangkrak

Muhammad Ifan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dianugerahi penghargaan sebagai bapak pembangunan desa dalam kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Desa yang mengusung tema “Membangun Indonesia Dari Desa”.

Presiden Jokowi dalam sambutannya mengapresiasi seluruh perangkat desa yang telah bekerja keras memajukan desanya.

“Yang disampaikan mengenai bapak pembangunan desa, yang layak itu bapak, ibu semuanya, bukan saya” Tegas Presiden Joko Widodo dalam kanal YouTube CNN Indonesia, sebagaimana dilihat pada Sabtu 2 April 2022.

“Karena yang membangun desa itu bapak ibu semuanya, yang bekerja keras membangun desa itu bapak ibu semuanya” Ujar Presiden Joko Widodo melanjutkan.

Penganugerahan Presiden Joko Widodo sebagai bapak pembangun desa direspon oleh banyak netizen di kanal YouTube CNN Indonesia, salah satunya datang dari akun YouTube bernama OFFside.

Menurut akun YouTube OFFside, Presiden Joko Widodo adalah bapak hutang dan bapak mangkrak bukan pembangunan desa.

“bapak hutang dan bapak mangkrak” Ujar seorang pengguna YouTube bernama OFFside.

Jokowi Dianugerahi Gelar Bapak Pembangunan Desa, Netizen: Bapak Hutang dan Bapak Mangkrak
Tangkapan Layar Cuitan Netizen OFFside (CNN Indonesia)

Seperti diketahui, sekitar lima belas ribu kepala desa dari tiga puluh empat provinsi di seluruh Indonesia, berpartisipasi dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) Desa.

Dilansir dari kanal YouTube CNN Indonesia, Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) turut memberikan aspirasinya kepada Presiden Joko Widodo.

Aspirasi itu disampaikan langsung oleh Surta Wijaya selaku Ketua DPP Apdesi.

“Harapan kita pak Presiden, gaji kita itu, waduh, gaji kita harapannya sih setiap bulan dikeluarkan” Ucap Surta Wijaya dalam kanal YouTube CNN Indonesia, sebagaimana dilihat pada Sabtu 2 April 2022.

“Honor pegawai negeri setiap bulan dikeluarkan, kita tiga bulan belum keluar” Ungkap Surta Wijaya melanjutkan.