Joe Biden Sebut Putin Diktator Pembunuh, Kremlin: Tidak Dapat Diterima dan Tidak Dapat Dimaafkan!

Joe Biden Sebut Putin Diktator Pembunuh, Kremlin: Tidak Dapat Diterima dan Tidak Dapat Dimaafkan!

SW
St. Wahidayani

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, JakartaPresiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden belum lama ini mengejutkan publik dengan menyebutkan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai ‘diktator’ dan ‘penjahat’.

Lantas dari pernyataan tersebut, kini AS dan sekutunya berdiri bersama melawan putin.

“Seorang diktator pembunuh, preman murni yang mengobarkan perang tidak bermoral melawan rakyat Ukraina,” tegas Biden.

Mengetahui hal tersebut, secara tegas pula Kremlin mengatakan tidak terima dengan pernyataan Biden.

Di mana pernyataan Biden tersebut datang hanya sehari setelah dia memberi tahu seorang reporter di Gedung Putih bahwa dia menganggap Putin adalah penjahat perang, setelah awalnya menjawab dengan negatif.

“tidak dapat diterima dan tidak dapat dimaafkan,” kata Kremlin.

Selain itu, Kremlin juga mengingatkan presiden Amerika tentang bom AS yang menewaskan “ratusan ribu orang di seluruh dunia.” Dikutip dari Sindonews. Jumat, 18 Maret 2022

Pemimpin AS berusia 79 tahun itu menyebut pemimpin Rusia itu sebagai "pembunuh" dalam wawancara Maret 2021. Ia “tidak punya jiwa” selama pertemuan pada 2011, sesuatu yang menurut Kremlin tidak pernah terjadi.

Dalam sambutannya pada Kamis, Biden tampaknya mengulangi klaim lain yang telah dia buat beberapa kali sebelumnya, bahwa Putin dan Presiden Xi Jinping dari China adalah otokrat yang mengancam demokrasi secara global.

Bercanda tentang panggilan teleponnya yang akan datang dengan pemimpin China, Biden mengatakan Xi “mengingat semua yang saya katakan”.