Terkini.id, Jakarta - Ballon d'Or akhirnya siap direbutkan kembali, setelah sempat vakum akibat pandemi virus corona. Edisi 2020 sebelumnya ditiadakan.
Kini, majalah France Football akan kembali menganugerahi pesepakbola dengan trofi bola emas tahun ini. Sebanyak 30 nama sudah dirilis.
Menjelang gelarannya, mungkin ada warganet yang menanyakan, apa sebenarnya penghargaan Ballon d'Or itu dan bagaimana sejarahnya? Nah teman-teman, dilansir dari kompas, Selasa 11 Mei 2021, berikut jawabannya.
Ballon d'Or adalah penghargaan tahunan yang diberikan oleh majalah asal Perancis, France Football, kepada pemain yang dinilai menunjukkan penampilan terbaik selama satu musim.
Trofi berbentuk bola emas itu merupakan simbol pesepak bola terbaik di dunia. Ballon d'Or dianggap sebagai gelar individu paling prestisius di dunia sepak bola.
Penulis majalah France Football, Gabriel Hanot adalah orang yang pertama kali menggagasnya. Penghargaan Ballon d'Or pertama kali diberikan pada 1956.
Pada saat itu, Hanot meminta rekan-rekannya untuk memilih pemain terbaik Eropa. Legenda sepak bola Inggris, Sir Stanley Matthews, yang saat itu bermain untuk Blackpool tercatat sebagai pemenang Ballon d'Or edisi pertama.
Awalnya, penghargaan Ballon d'Or hanya diberikan kepada pemain-pemain yang berasal dari Eropa.
Itulah mengapa pemain sekelas Diego Maradona dan Pele yang dianggap pemain terbaik sepanjang masa tidak memenuhi syarat untuk memenangi Ballon d'Or. Meski bermain di Eropa, Maradona berasal dari luar Benua Biru yaitu Argentina. Sementara itu, Pele yang berkebangsaan Brasil tidak pernah bermain di Eropa.

Pada tahun 1995, aturan tersebut kemudian diubah sehingga memungkinkan pemain-pemain non-Eropa yang bermain di Eropa memenangi Ballon d'Or. Pemain dari luar Eropa pertama yang memenangi Ballon d'Or adalah George Weah pada 1995, saat ia membela AC Milan.
Pada tahun 2007, peraturan soal pemenang Ballon d'Or berubah lagi dengan semua pesepak bola di seluruh dunia berhak masuk daftar nominasi.
Selain itu, setelah 2007, pelatih dan kapten tim nasional suatu negara juga diberikan hak untuk memilih pemenang Ballon d'Or.
Sebelumnya, sejak pertama kali digelar pada 1956 hingga 2006, pemenang Ballon d'Or dipilih oleh jurnalis sepak bola yang memiliki hak untuk memilih.
Dari 2010 hingga 2015, penghargaan Ballon d'Or digabungkan dengan FIFA World Player of The Year sehingga namanya menjadi FIFA Ballon d'Or. Namun, pada 2016, FIFA menarik diri dan membuat penghargaannya sendiri yaitu The Best FIFA Men’s Player of the Year.










