Jangan Salah Paham!, Ini Arti Healing Sebenarnya Menurut Guru Besar Universitas Indonesia: Dikit-Dikit Healing

Jangan Salah Paham!, Ini Arti Healing Sebenarnya Menurut Guru Besar Universitas Indonesia: Dikit-Dikit Healing

Mahipal

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Guru Besar Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, menjelaskan arti sebenarnya dari healing. Menurutnya, trend kata healing di kalangan anak muda kerap disalah artikan.

Rhenald Kasali, menjelaskan fenomena trandding kata 'self healing' di kalangan anak muda. Kemudian dirinya mencontohkan dengan mencerikatakan bahwa ada anak muda yang mengaku butuh self healing ke Bali, menurutnya ada kesalahan dalam memahami self healing.

"Apa-apa self healing!," ujar Guru Besar UI, Rhenald Kasali, dalam video yang diunggah oleh channel Rhenald Kasali, pada Senin, 21 Februari 2022, dengan judul 'Tahu Engga Healing Itu Dibutuhkan Siapa?'.

"Self healing, self rewards, work-life balance, dikit-dikit self healing dan rewards," ujar Rhenald Kasali melanjutkan.

"Ini adalah kata-kata yang mulai banyak sekali digunakan oleh kaum muda belakangan ini," ujar Rhenald Kasali melanjutkan.

"Mereka juga mengaku dirinya mengalami depresi, gangguan mental, quarter life crisis, dan kata-kata lainnya," ujar Rhenald Kasali melanjutkan.

Kemudian dirinya mengomentari kabar yang beredar tentang anak muda yang mengaku butuh self healing ke Bali dan ingin cuti kuliah selama 6 bulan.

"Sampai kemudian beredar percakapan di sosial media, yang konon kabarnya ini diucapkan oleh salah seorang mahasiswa berusia 21 tahun," ujar Rhenald Kasali.

"Dia mengatakan, dia mengalami persoalan-persoalan yang berat, dan kemudian dia butuh healing," ujar Rhenald Kasali melanjutkan.

"Dan Healingnya sangat menarik, dia butuh cuti 6 bulan, liburan ke Bali dan lain sebagainya," ujar Rhenald Kasali melanjutkan.

"Apa iya perlu cuti sampai 6 bulan?, kami sangat mempelajari, sebagai seorang pendidik pasti kami sangat menjaga kesehatan mental kaum muda, tetapi jangan sampai ini menjadi healing bohong-bohongan, depresi bohong-bohongan, bukan seperti itu," ujar Rhenald Kasali melanjutkan.

Menurut Rhenald Kasali, fenomena ini merupakan kesalahan dalam penyebutan kata, atau salah dalam menempatkan kata healing.

"Jadi terjadilah yang disebut salah menggunakan kata," ujar Rhenald Kasali menjelaskan.

Rhenald Kasali menjelaskan, bahwa Healing artinya adalah pemulihan atau penyembuhan yang harus dilakukan oleh seseorang yang mengalami depresi atau penyakit tekanan mental.

Artinya, tidak semua orang yang memiliki masalah, atau memiliki beban hidup, harus melaksanakan healing atau harus mengganti kata refreshing menjadi healing.