Jalur Menuju Anyer Ditutup, Pengendara dan Polisi Adu Mulut

Jalur Menuju Anyer Ditutup, Pengendara dan Polisi Adu Mulut

Afsal Muhammad

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Adu mulut antara seorang pengendara mobil terlibat dan polisi terjadi ketika melintas di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon.

Kejadian itu terjadi ketika jalur tersebut ditutup sedangkan imbas kawasan wisata Pantai Anyer padat.

Adu mulut tersebut bermula ketika petugas menutup total jalur yang mengarah ke Anyer.

Awalnya, penutupan jalur itu menargetkan wisatawan yang akan ke Anyer supaya mencari jalur alternatif selain JLS.

Selain itu, warga sekitar JLS Cilegon juga tidak diizinkan melewati dan diminta mencari jalur lain.

Kemudian, seorang pengendara Mercedes-Benz turun untuk meminta supaya jalan dibuka karena dirinya akan pulang ke rumahnya di salah satu perumahan dan perlu melalui jalur itu.

Petugas yang mengatur penutupan arus tersebut tidak mengizinkan dang pengendara melewati jalur itu dan memintanya mencari jalur lain.

Petugas tidak mengizinkan pengendara itu melintas lantaran khawatir pengendara lain ikut melewati jalur yang ditutup. Alasan polisi tersebut pun tidak diterima pengendara Mercy.

Si pengendara terus memberikan argumentasi sampai menunjukkan kartu identitas bahwa ia merupakan warga lokal dan akan pulang, bukan berwisata ke Anyer.

"Kita KTP Serdang (wilayah Kabupaten Serang), Bapak boleh cek KTP saya. Kalau saya mengarah ke Anyer, Bapak boleh tilang mobil saya," kata pengendara itu dikutip dari detik.com, Kamis 5 Mei 2022.

Bahkan, pengendara lain yang mengendarai mobil putih turut memprotes petugas yang menutup akses jalan menuju Anyer.

Ia sama seperti pengendara Mercy, mau pulang ke rumahnya yang lokasinya berada di wilayah perbatasan Serang-Cilegon.

Lalu, Salah seorang polisi mendatangi mereka dan meminta supaya kedua pengendara tersebut saja yang menjaga penyekatan.

"Bapak yang jaga di sini, Pak. Bapak yang jaga. Kami mengalihkan biar masyarakat bisa gitu loh, Pak," kata polisi.

Setelah itu, pengendara mobil putih menjawab, dirinya melewati jalan itu bukan mau ke tempat wisata.

"Saya bukan mau ke tempat wisata, Pak," jelas dia.

"Iya betul, sekarang Bapak muter sebentar lewat sana (menunjuk jalur alternatif)," jawab polisi.

"Muter di mana, Pak. Di sana (persimpangan traffic light PCI) macet, Pak," kata si pengendara.

Adu mulut tersebut terjadi sekitar 2 menit sebelum akhirnya polisi yang dengan pangkat iptu melerai mereka.

Selanjutnya, Polisi tersebut mengizinkan kedua pengendara agar melewati jalur yang ditutup sementara itu.