Terkini.id, Jakarta – Usai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax diresmikan beberapa hari lalu, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) diisukan mengalami kehabisan stok akan BBM dengan RON 90 atau Pertalite.
Seperti yang diketahui bahwa, kenaikan harga juga minyak non Subsidi jenis Pertamax dari Rp 9.000 menjadi Rp 12.500 per liter. Yang disebutkan bahwa keuangan perseroan mendapat dampak tingginya harga minyak dunia di atas 100 dolar AS per barel.
Namun, isu mengenai kelangkaan bahan bakar yang disubsidi oleh pemerintah itu dibantah oleh PT Pertamina (Persero).
Di mana bantahan tersebut disampaikan oleh Pejabat Sementara (Pjs) Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting secara tegas mengatakan bahwa tidak ada kelangkaan BBM jenis Pertalite di SPBU milik Pertamina.
"Tidak ada kelangkaan Pertalite," ujar Irto. Dikutip dari Wartaekonomi. Selasa, 5 April 2022.
Irto memastikan, perseroan akan terus memasok kebutuhan bahan bakar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Semua SPBU kita pasok sesuai kebutuhan," ujarnya.
Menurutnya, informasi yang beredar dimana sempat terjadinya kekosongan stok Pertalite di beberapa tempat terjadi akibat adanya lonjakan permintaan untuk waktu sementara.
"Iya (kekosongan sempat terjadi sementara) di SPBU tertentu," ungkapnya.
Lanjut "Masyarakat tidak perlu khawatir, kami siapkan stok cukup di SPBU," tegasnya.










