Terkini, Makassar - Panitia Pemilihan Rektor (PPR) Universitas Hasanuddin Periode 2026-2030 menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemilihan pada Rabu 7 Januari 2026 kemarin.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat MWA, Lantai 4 Gedung Rektorat Unhas diikuti oleh Ketua Majelis Wali Amanat (Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, M.Si), Ketua PPR (Prof. Dr. drg. Hasanuddin Tahir, MS, Sp.Perio(K)), serta jajaran panitia dari unsur Rektorat, Senat Akademik, dan MWA Unhas.
Dalam pertemuan ini, dibahas persiapan teknis Pemilihan yang direncanakan akan berlangsung pada hari Senin, tanggal 14 Januari 2026, di Kampus Unhas Jakarta, Petojo.
Waktu dan lokasi acara Pemilihan Rektor oleh MWA merupakan hasil konsultasi langsung Ketua MWA bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek) sehari sebelumnya.
Sebelumnya, di sela-sela kegiatan wawancara antara Menteri Dikti Saintek, Prof. Brian Yuliarto, dengan ketiga calon Rektor Unhas Periode 2026-2030 pada 22 Desember 2025, ada wacana Pemilihan Rektor oleh MWA Unhas akan digelar pada pertengahan bulan Januari 2026.
Setelah melalui konsultasi dengan Menteri Dikti Saintek dan berkoordinasi dengan jadwal dari para anggota MWA unsur tokoh masyarakat, maka disepakati untuk melaksanakan pemilihan pada tanggal 14 Januari 2025.
Begitu juga untuk lokasi pemilihan, disepakati akan dilaksanakan di Jakarta.
Hal ini dimaksudkan untuk memfasilitasi kesibukan beberapa anggota MWA dari unsur ex-officio (yaitu Mendikti Saintek dan Ketua IKA Unhas yang juga merupakan Menteri Pertanian) dan anggota MWA dari unsur masyarakat, yaitu Tony Wenas (CEO Freeport), Arsyad Rasjid (Pengusaha Nasional), dan Prof. Dr. Sangkot Marzuki (ilmuwan).
Menurut rencana, unsur Kementerian Dikti Saintek akan diwakili oleh Wakil Menteri. Namun tidak tertutup kemungkinan Menteri Dikti Saintek sendiri yang akan hadir jika waktu beliau memungkinkan.
Sehubungan dengan penetapan tersebut, Panitia Pemilihan Rektor segera melakukan persiapan teknis pemilihan.










