Terkini.id, Makassar - Sebuah perusahaan raksasa di China, Foxconn, yang awalnya merakit ponsel iPhone untuk brand Apple, kini beralih fungsi jadi produsen masker.
Hal tersebut dilakukan Foxconn akibat merebaknya wabah virus corona di China.
Menurut laporan BBC pada Jumat, 7 Februari 2020, Foxconn akan memproduksi 2 juta masker tiap harinya hingga akhir Februari ini.
Diketahui, stok kebutuhan masker warga di China pasca merebaknya virus corona meningkat drastis. Bahkan, negeri tirai bambu itu dikabarkan krisis masker gara-gara merebaknya virus mematikan asal Wuhan tersebut.
Di Indonesia, harga masker juga sempat melonjak tinggi akibat kabar virus corona yang telah meluas hingga ke 26 negara di dunia.
Foxconn sendiri saat ini tengah berhenti merakit iPhone atas perintah dari pemerintah China. Hal itu dilakukan untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona.
"Dalam perang melawan wabah ini, setiap detik sangat berharga. Semakin cepat langkah pencegahan diambil, semakin mudah kita melawan virus ini, semakin banyak nyawa yang diselamatkan, semakin cepat masalah ini dituntaskan," demikian pernyataan tertulis Foxconn, seperti dilansir dari BBC, Jumat, 7 Februari 2020.
Saat ini, perusahaan tersebut mulai menguji produksi maskernya di salah satu pabrik di wilayah Shenzhen, China.
Maske-masker produksi mereka rencananya akan diujicoba untuk karyawan Foxconn sebelum diproduksi massal bagi warga China.










